Pemprov Kaltim Kebut Pergub Bantuan Rumah MBR, Target Peluncuran Mei, Ditujukan Bagi Warga Berpenghasilan Rendah


SAMARINDA, Supersemar News – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus mempercepat penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Bantuan Biaya Administrasi Pemilikan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Rapat lanjutan pembahasan rancangan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim, Ujang Rachmad.

Rapat tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi teknis, lembaga pembiayaan, akademisi, hingga pengembang perumahan.

Kehadiran mereka bertujuan untuk menjaring masukan dan menyamakan persepsi terkait mekanisme serta regulasi yang akan diterapkan dalam program ini.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat berpenghasilan rendah tidak hanya dapat memiliki rumah, tetapi juga memperoleh keringanan dalam pembiayaan, termasuk biaya administrasi yang sering menjadi kendala awal,” ujar Ujang saat memimpin rapat di Gedung A Command Center, Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat Provinsi Kaltim, Selasa (15/4/2025).

Ia juga mengakui bahwa target waktu peluncuran program ini terbilang cukup ketat, yakni pada bulan Mei mendatang.

Oleh sebab itu, langkah percepatan dilakukan melalui koordinasi intensif bersama pihak-pihak terkait.

“Memang ada sedikit ‘akrobat’ yang perlu kita lakukan mengingat tenggat waktu yang tersedia. Namun, yang terpenting adalah kita telah memulai proses ini secara menyeluruh dengan melibatkan pemangku kepentingan utama,” terangnya.

Hal ini menjadi bukti komitmen Pemprov Kaltim dalam merealisasikan program bantuan ini dalam waktu dekat.

Ujang menambahkan bahwa sosialisasi akan menjadi bagian penting dari pelaksanaan program, agar masyarakat mengetahui tahapan dan mekanisme bantuan secara jelas.

“Informasi mengenai proses bantuan ini akan disampaikan secara aktif kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media elektronik dan media sosial,” jelasnya.

Dengan adanya bantuan biaya administrasi ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah di Kalimantan Timur yang dapat memiliki rumah layak huni dan terjangkau.

Pemprov Kaltim optimistis bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan mempercepat terwujudnya program ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

(sapos.co.id)
(Lilis Susanti)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *