Mobil ringsek usai dihantam KRL di perlintasan Kebon Pedes, petugas langsung lakukan evakuasi di tengah kerumunan warga.

BOGOR, SUPERSEMAR NEWS – Sebuah kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta–Bogor menabrak mobil pribadi yang mogok di perlintasan sebidang JPL 27 Kebon Pedes, Kota Bogor, pada Sabtu (19/04/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Mobil Mogok dan Terhenti di Tengah Rel

Menurut pantauan langsung dari tim SupersemarNews Bogor, pengemudi mobil sempat berhenti karena kendaraannya ceper dan tersangkut di atas rel.

“Mobilnya nggak jalan di tengah perlintasan,” ungkap Desta (18), saksi mata yang menyaksikan kejadian dari seberang rel.

Mobil berwarna hitam itu akhirnya tertabrak oleh rangkaian KRL yang melaju dari arah Jakarta menuju Stasiun Bogor, dan mengakibatkan kereta anjlok.

Pengemudi Selamatkan Diri Detik-Detik Sebelum Tabrakan

Beruntung, pengemudi mobil berhasil menyelamatkan diri beberapa menit sebelum benturan terjadi. Menurut Desta, hanya satu orang terlihat keluar dari mobil dan langsung berlari ke arah aman.

Beruntung, pengemudi mobil berhasil menyelamatkan diri beberapa menit sebelum benturan terjadi. Menurut Desta, hanya satu orang terlihat keluar dari mobil dan langsung berlari ke arah aman.

“Saya lihat tadi yang turun cuma satu orang, dia lari sekitar beberapa menit sebelum mobilnya ditabrak,” tambahnya kepada Awak Media SupersemarNewsTeam.

Dampak dan Penanganan di Lokasi

Tabrakan ini menyebabkan mobil mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan dan samping. Mobil tampak ringsek akibat benturan keras dengan KRL. Sementara itu, rangkaian KRL mengalami keluar jalur (anjlok) dan membuat perjalanan kereta terganggu.

Petugas gabungan dari PT KAI, kepolisian, dan dinas terkait segera turun tangan di lokasi untuk mengevakuasi mobil, memperbaiki jalur, dan mengatur arus lalu lintas di sekitar Kebon Pedes.

Kesimpulan dan Imbauan

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses normalisasi jalur. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dijaga dan memiliki kontur jalanan ekstrem.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana