
“Rawat dulu alamnya, bersihkan lingkungan, nanti wisata dan ekonomi ikut tumbuh.” – Dedi Mulyadi saat meninjau langsung tumpukan rumput di Trusmi, Cirebon.
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menata ulang kawasan Trusmi di Cirebon sebagai destinasi wisata budaya yang berkelas dan berkelanjutan.
Fokus Empat Aspek Penting
Dedi menyebut, keberhasilan pariwisata bergantung pada empat aspek utama: jalan mulus, kawasan bersih, bangunan estetik, dan penduduk ramah. “Kalau empat ini terpenuhi, wisata pasti berkembang,” tegasnya lewat akun TikTok @dedimulyadiofficial.
Rawat Alam, Ekonomi Datang
Lebih dari sekadar infrastruktur, Dedi menekankan pentingnya pelestarian lingkungan. “Rawat dulu alamnya, nanti duit datang sendiri,” ujarnya sambil menunjuk rumput liar di jalan. Ia ingin kawasan Trusmi menjadi contoh harmonisasi antara alam, budaya, dan ekonomi.
Trusmi Ikon Batik yang Mendunia
Selama ini, Trusmi dikenal sebagai sentra batik Cirebon. Kini, Dedi mendorong kawasan ini menjadi ikon budaya Jawa Barat yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Ramah Wisatawan, Nyaman Dikunjungi
Dedi juga mengajak warga agar tetap ramah terhadap pengunjung. Menurutnya, keramahan penduduk menjadi nilai tambah yang membuat wisatawan betah.
Ramah Wisatawan, Nyaman Dikunjungi
Dedi juga mengajak warga agar tetap ramah terhadap pengunjung. Menurutnya, keramahan penduduk menjadi nilai tambah yang membuat wisatawan betah.
Menuju Trusmi Berkelas Dunia
Pemerintah dan warga bersinergi menjadikan Trusmi mampu bersaing dengan destinasi budaya unggulan. Pemprov Jabar menatanya demi pariwisata berkelanjutan.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana