Gempa M5,3 di Selat Sunda Guncang Banten dan Lampung


Jakarta, Supersemar News – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melaporkan gempa tektonik dengan magnitudo 5,3 mengguncang Selat Sunda dan sekitarnya pada Rabu, 9 Juli 2025, pukul 06.50 WIB.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat gempa terletak pada koordinat 6,60 derajat Lintang Selatan dan 104,63 derajat Bujur Timur. Lokasi tepatnya berada di laut Selat Sunda yang berjarak sekitar 124 kilometer arah barat daya Tanggamus, Lampung.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono lewat keterangan tertulis, Rabu.

Menurut Daryono, gempa tergolong dangkal dari kedalaman 47 kilometer. “Gempa akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia,” katanya. Mekanisme gempa itu adalah pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan gempa itu dirasakan di daerah Banten dan Lampung, seperti Cibeber, Bayah, Pringsewu dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk yang berlalu.

Sementara di daerah Semaka, Pematang Sawah, Kota Agung, Bandar Lampung, Sumberjo guncangan terasa dengan skala intensitas II MMI atau hanya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Adapun di daerah Malingping dan Banjarsari, skala intensitas gempanya berkisar II-III MMI.

Hingga pukul 07.30 WIB nihil aktivitas gempa bumi susulan. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta memeriksa dan memastikan kondisi bangunan.

(tempo.co)
(Lilis Susanti)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *