
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan, aksesibilitas, kontur lahan, serta kesesuaian kawasan.
SAMPIT, Supersemar News — Kementerian Pertahanan melalui Tim Survei Rencana Konstruksi Satuan (Rentuksat) melaksanakan pengecekan lapangan rencana pembangunan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan 923/Mentaya di wilayah Kodim 1015/Sampit tepatnya di KM. 18, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (16/4/2026)
Tim Survei Rencana Konstruksi Satuan (Rentuksat) yang di pimpin oleh Letkol Czi Denny, Lettu Inf Ginda, dan turut di didampingi Kasilog Korem 102/Pjg Kolonel Inf Fitriani, Pasi Intel Kodim 1015/Sampit, Pasi Logistik Kodim 1015/Sampit, Danzibang dan pendamping lainnya.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan, aksesibilitas, kontur lahan, serta kesesuaian kawasan sebagai bahan pertimbangan teknis dalam tahap perencanaan.
Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan secara terpisah menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari tahapan awal untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum masuk pada proses perencanaan lebih lanjut.
Baca juga berita lainnya
- Satgas Edukasi Lemdiklat Polri Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Dampak Karhutla serta Bakti Sosial di Baamang Barat
- Golkar Salurkan Bantuan Rp 4 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa Flores
- Golkar Salurkan Bantuan Logistik Rp 4 Miliar untuk Korban Gempa Flores
- Bareskrim Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Diamankan dan Rp7,7 Miliar Disita
- Bareskrim Ungkap Judi Kasino di Batam, 197 Orang Diciduk
Ia juga mengatakan adanya pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan diharapkan mampu memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan potensi sumber daya lokal.
“Selain fungsi pertahanan, keberadaan Yonif TP diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian serta peningkatan kesejahteraan warga sekitar,” ujar Dandim.
Kegiatan peninjauan berjalan aman, tertib dan lancar. Hasil pengecekan lapangan ini selanjutnya akan menjadi bahan kajian teknis dan administratif oleh Kementerian Pertahanan bersama instansi terkait sebelum ditetapkan langkah berikutnya dalam proses perencanaan pembangunan.
(Fauji)
