
Jakarta, Supersemar News – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyambangi Markas Korps Marinir di Cilandak, Jakarta, Rabu (29/4). Kedatangannya untuk meninjau langsung progres latihan dasar militer Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad) matra laut.
Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie menyaksikan beragam demonstrasi ketangkasan para abdi negara. Para peserta latihan unjuk kebolehan mulai dari peraturan baris-berbaris (PBB) hingga simulasi penanggulangan huru-hara (PHH) yang memukau di hadapan petinggi pertahanan.
Didampingi Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi, Sjafrie memantau setiap gerakan formasi yang diperagakan peserta di lapangan apel Brigif 1 Marinir. Penampilan tersebut merupakan hasil gemblengan instruktur pilihan Korps Baret Ungu melalui kurikulum khusus.
Gembleng Karakter, Bukan Cetak Tentara
Sjafrie menegaskan, program ini memiliki esensi fundamental bagi birokrasi Indonesia. Ia menggarisbawahi bahwa tujuan utama pendidikan bukan untuk mengubah profesi ASN menjadi tentara reguler, melainkan memperkuat mentalitas kerja.
“Kehadiran rekan-rekan ASN dalam Latsarmil ini bukan bertujuan mencetak kalian sebagai prajurit militer profesional. Fokus utama kita adalah menggembleng karakter yang berpijak pada nilai nasionalisme, patriotisme, serta profesionalisme tinggi,” tegas Sjafrie, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (30/4).
Ia menambahkan, transformasi mental tersebut menuntut kedisiplinan dan kekompakan tinggi sebagai modal utama dalam melayani negara.
Target 4.000 Personel
Pasukan Marinir (Pasmar) 1 telah merancang kurikulum militer khusus yang menyesuaikan kebutuhan birokrat tanpa menghilangkan standar disiplin prajurit petarung. Satuan Pendidikan (Satdik) Brigade Infanteri (Brigif) 1 menjadi lokasi utama kawah candradimuka bagi para peserta.
Program Komcad ASN 2026 ini diikuti oleh 2.019 personel pada kloter pertama, hasil seleksi ketat dari ribuan pendaftar. Secara total, pemerintah menargetkan penyiapan 4.000 ASN Komcad tahun ini yang terbagi dalam dua gelombang pelatihan guna memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Langkah Awal Perkuat Birokrasi
Sjafrie memproyeksikan program serupa bakal bergulir secara masif dan bertahap. Tujuannya jelas: menjangkau seluruh ASN di berbagai penjuru Indonesia demi memperkuat kapasitas birokrasi kementerian serta lembaga.
“Ini adalah langkah awal yang akan menjangkau ASN di seluruh Indonesia guna mendukung pembangunan nasional serta menjaga kedaulatan NKRI,” pungkasnya.
