
Supersemar News – Banyak orang mengira penggunaan listrik akan otomatis berhenti ketika barang elektronik tertentu di rumah tidak menyala. Padahal, sejumlah alat elektronik masih terus menyedot daya listrik meski dalam kondisi mati, selama kabelnya tetap terhubung ke stopkontak. Fenomena tersebut kerap disebut sebagai listrik siaga, vampire load, atau standby power, ketika konsumsi energi yang tetap berjalan saat perangkat tidak sedang digunakan secara aktif. Meski jumlahnya relatif kecil, pemakaian listrik yang berlangsung terus-menerus itu dapat memengaruhi besarnya tagihan listrik bulanan. Beberapa perangkat elektronik diketahui tetap membutuhkan daya listrik untuk fitur tambahan, seperti indikator, koneksi, sensor, serta sistem. Lantas, apa saja elektronik tersebut?
โ
โ5 elektronik yang sedot listrik banyak meski dimatikan Setidaknya, ada lima elektronik utama yang berpotensi menyedot listrik dalam jumlah paling besar meski sudah dimatikan. Dikutip dari Kompas.com, Kamis (14/5/2026), berikut adalah kelimanya: Baca juga: Benarkah Kepala Charger yang Terus Terpasang Bisa Meledak? Simak Penjelasannya
1. Set-top box TV Set-top box televisi merupakan salah satu perangkat elektronik yang menyedot listrik dalam kondisi siaga. Perangkat itu terus menyedot listrik untuk menjaga koneksi sinyal, menyimpan pengaturan, dan menyiapkan layanan sehingga bisa langsung digunakan saat televisi dinyalakan. Kira-kira, konsumsi listrik yang diperlukan set-top bos saat tidak aktif berkisar antara 10 watt sampai dengan 30 watt.
2. Laptop dan komputer desktop Laptop maupun komputer desktop tetap dapat mengonsumsi listrik ketika berada dalam mode sleep, hibernate, atau masih tersambung ke sumber daya. Besarnya energi yang terpakai bervariasi, mulai dari kurang dari 1 watt hingga sekitar 20 watt, tergantung spesifikasi perangkat serta pengaturan dayanya. Secara umum, komputer desktop membutuhkan listrik dalam kondisi siaga yang lebih tinggi dibandingkan laptop.
โ
โ3. Router WiFi dan modem internet Router WiFi dan modem internet termasuk perangkat elektronik yang umumnya dibiarkan menyala tanpa henti demi menjaga koneksi internet tetap aktif sepanjang waktu. Akibat beroperasi selama 24 jam, elektronik tersebut tetap terus menggunakan energi listrik meski tidak selalu dipakai secara intensif. Secara umum, kebutuhan daya router dan modem berada di kisaran 5 watt hingga 10 watt.
โ
โMeski terlihat kecil, konsumsi listriknya dapat terasa dalam jangka panjang lantaran perangkat hampir tidak pernah dimatikan, termasuk ketika penghuni rumah sedang beristirahat atau bepergian.
โ
โ4. Speaker aktif dan sistem audio Meski terlihat sudah dimatikan, speaker aktif, soundbar, maupun sistem audio rumah lainnya ternyata masih bisa mengonsumsi listrik ketika tetap terhubung ke stopkontak. Kondisi seperti itu terjadi karena sebagian sistem elektronik di dalam perangkat masih bekerja walau alat tidak sedang memutar suara. Ketika mode standby, kebutuhan daya perangkat audio umumnya berada di angka sekitar 5 watt sampai 10 watt. Besaran tersebut digunakan untuk menjaga fitur tertentu tetap siap apabila dipakai sewaktu waktu.
โ
โ5. AC โPendingin ruangan atau air conditioner (AC) ternyata tidak sepenuhnya berhenti memakai listrik saat dimatikan menggunakan remote. Selama masih tersambung ke aliran listrik, perangkat tetap membutuhkan energi untuk mendukung sejumlah fungsi internal yang tetap aktif. Konsumsi daya AC dalam kondisi standby umumnya berada pada kisaran 0,6 watt hingga 10 watt, tergantung tipe dan teknologi yang digunakan. Listrik tersebut biasanya dipakai untuk menjaga sensor penerima sinyal remote, sistem kontrol elektronik, serta penyimpanan pengaturan otomatis pada perangkat tetap berjalan.
โ
โCara menghemat listrik Ada sejumlah langkah
sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi konsumsi listrik dari daya siaga atau standby power di rumah. Selain membantu menghemat energi, cara ini juga dapat menekan pengeluaran tagihan listrik bulanan. Dilansir dari laman resmi Departemenn Energi AS, salah satu cara paling efektif ialah mencabut kabel perangkat elektronik setelah selesai digunakan. Langkah tersebut dapat menghentikan aliran listrik yang tetap berjalan pada perangkat tertentu meski dalam kondisi mati. Meski demikian, beberapa alat seperti kulkas atau jam alarm digital tetap perlu tersambung ke listrik agar dapat berfungsi normal.
โ
โSebaliknya, sejumlah peralatan rumah tangga sebenarnya tidak harus terus terhubung ke stopkontak ketika tidak digunakan, misalnya pemanggang roti, dispenser, hingga charger ponsel. Membiasakan mencabut colokan kabel perangkat-perangkat tersebut dinilai dapat membantu mengurangi pemborosan listrik secara perlahan. Penggunaan stopkontak yang dilengkapi tombol on/off juga dapat menjadi solusi praktis untuk menghemat listrik. Dengan mematikan tombol pada stopkontak, aliran listrik menuju perangkat dapat terputus sepenuhnya sehingga perangkat benar-benar berhenti menggunakan daya. Selain lebih hemat energi, stopkontak jenis ini juga bisa memiliki pelindung lonjakan arus untuk membantu menjaga keamanan perangkat elektronik di rumah.