DPR RI dan OJK Bahas Penguatan Tata Kelola Bursa, Dorong Pengawasan Pasar Modal Lebih Optimal


SupersemarNews, JAKARTA — Pimpinan DPR RI menggelar pertemuan dan diskusi bersama jajaran pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, guna membahas penguatan tata kelola dan pengawasan pasar modal Indonesia ke depan.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa. Hadir pula Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun serta Mohamad Hekal.

Dari pihak regulator dan pelaku pasar modal, pertemuan diikuti oleh pimpinan komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi beserta jajaran anggota dewan komisioner OJK, serta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia periode 2026–2030 Jeffrey Hendrik bersama jajaran pimpinan BEI.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai isu strategis terkait penguatan tata kelola pasar modal, peningkatan pengawasan, serta upaya menjaga kepercayaan publik terhadap industri keuangan dan bursa efek nasional.

Usai pertemuan, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa DPR RI telah melakukan koordinasi dengan pimpinan OJK dan direksi baru BEI untuk membahas berbagai langkah perbaikan tata kelola bursa.”DPR RI telah melakukan koordinasi dengan pimpinan OJK dan direksi BEI yang baru.

Kemudian dilakukan diskusi yang cukup panjang mengenai langkah-langkah pembenahan tata kelola bursa agar lebih baik ke depannya,” ujar Dasco dalam konferensi pers.

Menurutnya, DPR RI memberikan perhatian khusus terhadap aspek pengawasan pasar modal. Oleh karena itu, DPR meminta OJK untuk terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap aktivitas bursa guna menciptakan sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Selain itu, DPR dan para pemangku kepentingan juga membahas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola pasar modal nasional, termasuk upaya memperkuat perlindungan investor dan menjaga stabilitas industri keuangan.

Dasco menyebutkan bahwa dari hasil diskusi tersebut telah tercapai sejumlah kesepahaman antara DPR RI, OJK, dan BEI terkait arah penguatan tata kelola pasar modal ke depan.”Kami telah mendapatkan titik temu dalam beberapa hal yang menjadi kesepakatan bersama untuk mewujudkan tata kelola bursa yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

DPR RI berharap sinergi antara regulator, pengelola bursa, dan lembaga legislatif dapat terus diperkuat guna menciptakan pasar modal yang sehat, kredibel, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.sumber : sufmi_dasco


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *