Dari Akuntan hingga Direksi PLN, Ini Perjalanan Karier Rakhmad Dewanto


Supersemar News – PT PLN (Persero) melakukan penyegaran jajaran Direksi PLN dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Salah satu keputusan yang diambil dalam rapat tersebut adalah menunjuk Rakhmad Dewanto sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, menggantikan Hartanto Wibowo.

‎Penunjukan Rakhmad Dewanto menjadi bagian dari perubahan susunan Direksi PLN yang dilakukan untuk memperkuat strategi bisnis dan transformasi perusahaan. Sebelum bergabung ke jajaran Direksi PLN induk, Rakhmad diketahui menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), subholding yang berperan penting dalam pengelolaan energi primer bagi PLN.

‎Rakhmad Dewanto merupakan warga negara Indonesia yang lahir di Madiun pada 20 April 1977. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Akuntansi di Universitas Indonesia pada tahun 2001.

‎Latar belakang pendidikan di bidang akuntansi menjadi fondasi awal kariernya sebelum berkembang ke bidang perencanaan bisnis, pengembangan usaha, serta sektor energi dan migas. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum akhirnya dipercaya masuk ke jajaran Direksi PLN.

‎Berkarier Panjang di Industri Migas
‎Karier profesional Rakhmad Dewanto banyak ditempa di industri minyak dan gas bumi (migas). Ia bergabung dengan Total E&P Indonesia dan menempati berbagai posisi strategis selama lebih dari satu dekade.

‎Di perusahaan tersebut, ia pernah menjabat sebagai Senior Accountant pada periode 2003–2006. Selanjutnya, Rakhmad dipercaya menjadi Head of Gas Revenue Service pada 2006–2011, kemudian Head of Market Research pada 2011–2012.

‎Kariernya terus berkembang dengan menduduki posisi Head of Domestic Gas Sales Department pada 2012–2014 dan Head of Export & Domestic Gas Sales Department pada 2014–2017. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman yang luas mengenai bisnis gas bumi, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

‎Pengalaman panjang di sektor migas tersebut menjadi salah satu alasan yang memperkuat kapasitas Rakhmad sebelum dipercaya menjadi bagian dari Direksi PLN.

‎Pada tahun 2018, Rakhmad melanjutkan kariernya di PT Pertamina Hulu Mahakam sebagai Manager Commercial Business Development & Strategic Planning. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Divisi Business Development & Strategic Planning pada periode 2019–2020.

‎Kariernya berlanjut di PT Pertamina Hulu Indonesia sebagai Vice President Commercial pada tahun 2020. Selanjutnya, pada periode 2021–2022, ia menjabat Direktur Operasi dan Komersial PT Nusantara Regas.

‎Pengalaman di berbagai perusahaan energi tersebut memperkuat kompetensinya dalam pengembangan bisnis, strategi korporasi, serta pengelolaan rantai pasok energi nasional. Kompetensi tersebut kini menjadi modal penting dalam menjalankan tugas barunya di PLN.

‎Berperan dalam Pembentukan PLN EPI
‎Ketika PLN melakukan transformasi holding dan subholding melalui pembentukan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Rakhmad Dewanto dipercaya menjadi Direktur Gas dan BBM untuk periode 2022–2025.

‎Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam pengelolaan pasokan energi primer bagi pembangkit listrik PLN, termasuk gas bumi dan bahan bakar minyak. Peran tersebut membuat Rakhmad terlibat langsung dalam berbagai strategi penguatan pasokan energi untuk mendukung operasional PLN.

‎Setelah itu, Rakhmad memperoleh amanah lebih besar dengan menjabat sebagai Direktur Utama PLN EPI sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN melalui RUPST Tahun Buku 2025.

‎Penunjukan tersebut menjadikan Rakhmad sebagai salah satu figur baru dalam susunan Direksi PLN hasil RUPST 2025.

‎Selain berkarier di sektor korporasi, Rakhmad juga aktif dalam organisasi industri gas. Sejak 2018, ia dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Indonesian Gas Society (IGS).

‎Kemudian, sejak 2024 hingga saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua IGS. Organisasi tersebut merupakan asosiasi perusahaan sektor gas hulu (upstream), menengah (midstream), dan hilir (downstream) di Indonesia yang juga menjadi anggota pendiri International Gas Union (IGU).

‎Aktivitas tersebut semakin memperluas pengalaman dan jejaring Rakhmad di sektor energi nasional maupun internasional.

‎Dengan pengalaman panjang di sektor migas, pengembangan bisnis, energi primer, dan pengelolaan rantai pasok energi, Rakhmad Dewanto kini mengemban tugas baru di PLN sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis. Kehadirannya di jajaran Direksi PLN diharapkan dapat memperkuat perencanaan strategis, pengembangan bisnis, serta mendukung transformasi dan transisi energi yang tengah dijalankan PLN.

Sumber : Listrik Indonesia


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *