
SupersemarNews, Jakarta — Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat ditetapkan sebagai salah satu lokasi pilot project nasional dalam penerapan sistem layanan pertanahan yang lebih modern. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mempercepat transformasi pelayanan publik di bidang pertanahan.
Penetapan Kantor Pertanahan Jakarta Barat sebagai proyek percontohan mengacu pada arahan strategis Direktur Hubungan Kelembagaan dan Pengembangan Layanan Pertanahan, Dr. Drs. Hiskia Simarmata, M.Si., M.Kn.
Transformasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pelayanan yang lebih efektif, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui pengembangan sistem layanan baru, proses pengurusan berbagai layanan pertanahan, termasuk sertipikat tanah, ditargetkan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.
Modernisasi layanan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan.
Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat menyatakan kesiapan untuk mendukung implementasi program tersebut.
Sebagai lokasi percontohan, kantor ini diharapkan dapat menjadi model penerapan pelayanan pertanahan yang inovatif dan menjadi acuan bagi kantor pertanahan di daerah lain
.Transformasi layanan pertanahan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan ATR/BPN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi, penyederhanaan proses bisnis, serta penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Dengan pelaksanaan proyek percontohan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.sumber kantahjakartabarat