
SAMPIT, Supersemar News – Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah, mulai diperkuat melalui jalur udara dengan helikopter pengeboman air atau water bombing, termasuk menjangkau kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur.
”Water bombing pada pukul 13.10 WIB sudah bergeser ke Kabupaten Kotawaringin Timur untuk melakukan operasi pemadaman,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, Selasa.
Kejadian karhutla yang mulai sporadis membuat BPBD Kotawaringin Timur meminta bantuan untuk pemadaman menggunakan water bombing. Hal itu karena sebagian kebakaran lahan tidak mampu mereka tangani lantaran lokasinya sangat sulit dijangkau melalui jalur darat, ditambah sulitnya mendapatkan sumber air untuk pemadaman.
Pemadaman menggunakan pengeboman air diharapkan supaya kebakaran tidak terus meluas dan semakin sulit ditangani. Ini juga untuk mencegah munculnya kabut asap yang bisa berdampak buruk terhadap banyak sektor seperti kesehatan, transportasi, pendidikan, ekonomi dan lainnya.
Multazam menyampaikan terima kasih karena permintaan itu langsung direspons oleh Satgas Udara BNPB di Palangka Raya melalui Pos Pendamping untuk penanganan darurat karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah.
Pemadaman melalui udara di Kotawaringin Timur difokuskan pada lokasi kebakaran lahan di Desa Eka Bahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Selama ini kawasan dengan gambut tebal ini memang sering dilanda kebakaran lahan.
Menurut Multazam, kebakaran lahan di lokasi ini juga sudah masuk dalam titik api yang terpantau melalui satelit. Untuk itu pihaknya berharap pemadaman melalui udara bisa efektif memadamkan kebakaran di lokasi tersebut.
”Satu personel kami sudah berada di lokasi sejak pagi. Mudah-mudahan operasi ini bisa menyelesaikan, paling tidak minimal memutus kepala api agar tidak terjadi perluasan,” kata Multazam.
Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit merilis data adanya empat titik panas atau hotspot yang terpantau satelit, yakni tiga titik di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan satu titik di Desa Tumbang Mujam Kecamatan Tualan Hulu.
Multazam mengimbau kepedulian masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi karhutla agar tidak semakin parah. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar lahan karena sangat rawan memicu kebakaran meluas dan tidak terkendali.
Sumber : ANTARA News Kalteng
