SAMPIT, Supersemar News – Pelaksanaan pekerjaan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) yang sudah selesai di bangun tahun 2022 dan di lanjutkan lagi di 2023 dan 2025 di jalan C.Mihing kini terlihat sepi tanpa ada aktivitas dari warga sekitar maupun yang berkunjung.

Dikarenakan pembangunan RTH tersebut berdampingan dengan depo sampah sehingga minat pengunjung/ pengguna manfaat Atas pembangunan oleh dinas lingkungan hidup Kotim tersebut kurang diminati.

Walaupun sepi pengunjung, RTH yang menelan anggaran 2,5 miliar ini terlihat seperti biasa biasa saja, tidak adanya penerangan,keramik pecah, plafon gazebo mulai pecah, seperti tidak ada perawatan hanya perawatan pembersihan rumput saja.

Kalau di total keseluruhan Anggaran 2,5 miliar itu angka yang cukup besar di Kotim kalkulasi nya bisa bangun gedung sekolah mewah berlantai 2(dua)
namun kalau di perhatikan secara fakta di lapangan 2 dari 3 RTH yang dibangun oleh dinas lingkungan hidup Kotim memiliki kesamaan yaitu berdekatan dengan depo sampah, seperti RTH di jalan C.Mihing dan jalan Tidar.

Kemungkinan besar bisa tidak atau iya pihak dinas lingkungan hidup Kotim juga akan membangun depo sampah di RTH jalan Pramuka tersebut, karena informasi yang didapat awak media atas lokasi RTH tersebut membutuhkan dana besar.
Sampai berita ini tayang awak media akan terus mengkonfirmasi kepada dinas lingkungan hidup Kotim.(Sup88)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *