Supersemar News – Presiden Prabowo Subianto melantik Letda Inf Calvin Tidar Sakti, lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 2026, sebagai perwira TNI Angkatan Darat (AD), di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Selain Calvin, dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 itu, Prabowo juga melantik 512 lulusan Akademi Militer (Akmil), 229 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 154 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 282 lulusan Akpol.

“Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ucap Prabowo mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri, Rabu, dikutip dari situs Presiden RI.

Prabowo mengucapkan selamat kepada para perwira remaja yang telah dilantik.

Menurut Prabowo, hal tersebut merupakan awal untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, serta rakyat Indonesia.

“Di hari yang berbahagia ini, atas nama pribadi, atas nama pemerintah, atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang resmi diangkat menjadi perwira TNI dan Polri di tahun 2026,” ujarnya.

Lantas, seperti apakah sosok Letda Inf Calvin Tidar Sakti yang dilantik menjadi perwira TNI AD oleh Prabowo Subianto? Berikut ini informasinya, dihimpun Tribunnews dari berbagai sumber.

Sosok Letda Inf Calvin Tidar Sakti

Calvin Tidar Sakti adalah pria kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 19 November 2004.

Saat mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Atas, Calvin menempuh sekolah di SMAN 2 Cimahi.

Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil).

Di Akmil, Calvin mengenyam pendidika pada Program Studi Manajemen Pertahanan dan bergabung dalam Korps Infanteri (Inf).

Pangkat Calvin saat ini adalah Letnan Dua (Letda).

Letda adalah pangkat dalam struktur kepangkatan TNI yang termasuk dalam golongan perwira pertama.

Pangkat ini adalah pangkat awal yang diberikan kepada lulusan Akmil setelah menyelesaikan pendidikan.

Sementara itu, Korps Infanteri merupakan pasukan tempur darat utama yaitu pasukan pejalan kaki yang dilengkapi persenjataan ringan, dilatih dan disiapkan untuk melaksanakan pertempuran jarak dekat.

Pasukan ini beroperasi garis depan dan menjadi tulang punggung kekuatan darat dalam pertempuran.

Calvin Tidar meneruskan jejak karier sang ayah sebagai anggota TNI AD.

Ia berasal dari keluarga tentara.

Ayah Calvin adalah seorang perwira menengah (Pamen) TNI AD.

Pada saat menempuh studi di Akmil, Calvin Tidar Sakti mencatatkan Nilai Prestasi Akumulatif (NPA) sebesar 848,878 hingga Tingkat III.

Ia berhasil menjadi peraih penghargaan Adhi Makayasa atau lulusan terbaik di Akmil tahun 2026.

Adhi Makayasa adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI (Darat, Laut, Udara) dan Polri yang memiliki prestasi tertinggi secara seimbang dalam tiga aspek: akademis, jasmani, dan kepribadian.

Sumber : Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *