SAMPIT, Supersemar News – Suasana pagi di kawasan Jalan Haji Imran, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (7/8/2026), mendadak berubah tegang.

Seorang perempuan muda terlihat berada di atas menara pemancar Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Satuan Transmisi Sampit, membuat warga yang melintas maupun berada di sekitar lokasi sontak berhenti dan berkerumun.

Dari bawah menara, sejumlah warga hanya bisa menatap cemas.

Sebagian berusaha berkomunikasi dengan perempuan tersebut, sementara lainnya terus memantau situasi dengan harapan perempuan itu bersedia turun tanpa terjadi hal yang tidak diinginkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan tersebut sebelumnya sempat berada di sekitar area bawah menara.

Tidak lama kemudian, ia sudah berada di bagian konstruksi menara dengan ketinggian yang membuat warga khawatir akan keselamatannya.

Salah seorang warga, Slamet, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, kabar mengenai seorang perempuan yang naik ke menara dengan cepat menyebar sehingga banyak warga berdatangan ke lokasi.

“Benar, tadi pagi ada informasi seorang perempuan naik ke menara pemancar TVRI di Jalan Haji Imran. Warga yang mendengar kabar itu langsung berdatangan karena khawatir terjadi sesuatu,” ujar Slamet, Jumat (7/8/2026).

Ia mengatakan, sejak awal warga berupaya menjaga situasi tetap kondusif. Tidak ada yang bertindak gegabah, melainkan memilih berbicara dan menenangkan perempuan tersebut dari bawah menara.

“Kami terus mengajak dia berbicara. Warga berusaha menenangkan dan membujuk supaya mau turun. Syukur, akhirnya dia bersedia turun dengan selamat,” katanya.

Slamet mengaku lega karena upaya persuasif yang dilakukan warga membuahkan hasil tanpa menimbulkan korban.

“Alhamdulillah situasinya sudah kondusif. Yang terpenting perempuan itu selamat dan bisa turun dengan baik. Setelah itu warga juga langsung membubarkan diri,” ucapnya.

Keberhasilan membujuk perempuan tersebut disambut rasa lega oleh masyarakat yang sejak awal memantau kejadian.

Aktivitas di sekitar Jalan Haji Imran pun perlahan kembali normal setelah situasi dinyatakan aman.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti apa yang melatarbelakangi perempuan tersebut memanjat menara pemancar TVRI.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai identitas perempuan tersebut, kondisi kesehatannya, maupun kronologi lengkap kejadian.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena aksi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan.

Sumber : Tribunnews Kalteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *