
SupersemarNews, Jakarta — Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menggelar apel kebangsaan bertajuk “Jaga Jakarta untuk Indonesia” pada Sabtu (8/8/2026).Apel tersebut digelar sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta.
Namun, kepolisian menegaskan kegiatan itu tidak berkaitan dengan isu potensi kericuhan yang disebut-sebut akan terjadi di Jakarta pada Agustus 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, informasi mengenai rencana aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan hal yang rutin diterima kepolisian.
Menurut Budi, kepolisian menerima informasi mengenai rencana aksi hampir setiap hari. Karena itu, pelaksanaan apel kebangsaan tersebut tidak dapat diartikan sebagai bentuk penebalan pengamanan karena adanya ancaman kerusuhan
.“Informasi mengenai aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan hal yang rutin diterima kepolisian setiap hari,” ujar Budi.
Ia menegaskan, apel kebangsaan “Jaga Jakarta untuk Indonesia” tidak digelar sebagai respons terhadap isu atau informasi mengenai potensi kericuhan di Jakarta pada Agustus 2026.
Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya memastikan pengamanan Jakarta tetap dilakukan secara rutin dengan mengedepankan upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. sumber postingan akun sahabat propam
