
JAKARTA, Supersemar News — Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) yang bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026) pagi WIB. Pantauan Republika di lokasi, Sjafrie didampingi Duta Besar Italia untuk Indonesia Roberto Colamine dan Komandan Garibaldi Kapten Marco Guerriero.
Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono, turut mendampingi Menhan. Sejumlah petinggi Kementerian Pertahanan dan TNI tiga matra juga ikut naik ke dalam Garibaldi.
Hanya saja, tidak terlihat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam momen itu. Informasi yang didapatkan Republika di lokasi, Panglima TNI bakal melakukan kunjungan sendiri ke Garibaldi pada Jumat siang.
Dalam kunjungan ke dek dan ruang utama Garibaldi, hanya para petinggi TNI yang bisa masuk ke dalam. Sejumlah jurnalis dilarang ikut masuk, meski dalam pantauan Republika, ada yang dibolehkan.
Kepada awak media, KSAL Laksamana Muhammad Ali menjelaskan, status Garibaldi masih milik Angkatan Laut Italia (Marina Militare), meski telah tiba di Indonesia. Untuk itu, TNI AL bakal menjadwalkan serah terima sekaligus penamaan Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (24/9/2026).
Pada momen tersebut, kata Ali, juga dilakukan reflagging atau penurunan bendera Italia menjadi bendera Indonesia. Juga, dilakukan pelantikan komandan baru yang mengawaki kapal induk pertama TNI AL tersebut. “Nantinya kapal ini akan namanya menjadi KRI Sriwijaya,” kata Ali.
Sumber : republika.co.id
