
Foto: Kegiatan upacara dan pemasangan pin dipimpin langsung oleh Muhammad Yani.
SAMPIT, Supersemar News — Lapas Kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melaksanakan upacara Penyematan kenaikan pangkat bagi 6 orang pegawai Lapas yang berlangsung dengan khidmat dan tertib di Halaman Lapas Sampit, Kamis (5/3/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2 orang pegawai menerima kenaikan pangkat melalui jalur Penyesuaian Ijazah (PI), sementara 4 orang lainnya memperoleh kenaikan pangkat reguler.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Lapas dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta seluruh pegawai, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan.

Kenaikan pangkat ini merupakan wujud penghargaan institusi terhadap loyalitas, integritas, serta pengabdian para pegawai dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
Selain itu, momen ini juga menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas kerja. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, dengan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, serta memberikan hasil yang memuaskan dan bermanfaat bagi peningkatan kinerja organisasi.
Dalam amanatnya, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menekankan pentingnya menjaga marwah dan amanah dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kenaikan pangkat bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga tanggung jawab yang harus dijaga dengan penuh integritas. Setiap pegawai harus mampu menjaga marwah institusi serta mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Kalapas juga berharap seluruh pegawai dapat terus memberikan kontribusi positif demi kemajuan organisasi dan pelayanan yang lebih optimal.
(Fauji)
Baca berita lainnya.
- WNA Taiwan Jadi Tersangka Pengendali Pengiriman 800 Kg Ketamin di Laut Natuna
- Bongkar Oli Palsu di Cengkareng, Polres Jakbar Ungkap Modus Oli Bekas Diubah Jadi Seolah Baru
- Prabowo Gagas Program Pinjaman Lunak, Warga RI Bebas Jeratan Rentenir
- Pertama dalam Sejarah, Warga RI Diangkat Jadi Menteri di Belanda
- Ketua KPK Bicara Kemungkinan Periksa Bupati Bogor
