Suspect Area berupa Tropical Disturbance atau gangguan tropis terpantau di sebelah selatan Nusa Tenggara Timur sejak tanggal 10 Januari 2025. Posisi saat ini berada di wilayah Samudra Hindia, selatan Pulau Sumba NTT, dengan kecepatan angin maksimum 5-15 knot (9-28 km/jam) dan tekanan minimum sekitar 1008 hPa. Potensi Tropical Disturbance menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan adalah rendah. Sumber: Direktorat Meteorologi Publik BMKG (pws@bmkg.go.id).

Kondisi Cuaca Terkini
SUPERSEMARNEWS – Tropical Disturbance atau gangguan cuaca tropis terpantau di sebelah selatan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Fenomena ini menunjukkan kecepatan angin maksimum berkisar antara 5 hingga 15 knot (setara dengan 9 hingga 28 km/jam) serta tekanan udara minimum mencapai 1008 hPa. Kondisi ini berpotensi memengaruhi cuaca di wilayah tersebut.

Potensi Dampak terhadap Wilayah Sekitar
Meskipun kecepatan angin tergolong rendah, gangguan cuaca tropis ini dapat memicu hujan intensitas sedang hingga lebat, terutama di daerah pesisir. Nelayan serta pengguna transportasi laut diimbau untuk waspada terhadap potensi peningkatan gelombang laut akibat perubahan tekanan udara.

Imbauan dari Pihak Berwenang
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di pesisir NTT, untuk memantau perkembangan cuaca. Informasi lebih lanjut tersedia di kanal resmi BMKG atau media sosial. Video penjelasan lengkap dapat dilihat melalui tautan ini.

Langkah Antisipasi yang Disarankan
Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan untuk:

  1. Menunda aktivitas di laut jika tidak mendesak.
  2. Mengamankan barang-barang dari potensi banjir.
  3. Memantau peringatan dini yang dirilis oleh BMKG.

Gangguan cuaca tropis di selatan Nusa Tenggara Timur membutuhkan perhatian masyarakat. Ikuti arahan pihak berwenang untuk meminimalkan dampaknya. Perbarui informasi melalui sumber terpercaya.

SupersemarNewsTeam
Sumber: Youtube BMKG
Editor: SanggaBuana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *