
Ketapang, Supersemar News – PT SSM menjadi sorotan tajam masyarakat dan Praktisi Hukum dan menjadi pertanyaan besar masyarakat.
Analisa Dampak Negatif Dari Proses Tambang Emas.Penambangan emas dapat menggusur masyarakat, mencemari air minum, melukai pekerja, dan merusak lingkungan yang masih asli.Penambangan emas mencemari air dan tanah dengan merkuri dan sianida, membahayakan kesehatan manusia dan ekosistem.
Limbah meresap dan mengalir Ke Sungai Menyebabkan Air Beracun.Penambangan emas dapat berdampak buruk pada sumber daya air di sekitarnya. Limbah tambang beracun mengandung hingga tiga lusin bahan kimia berbahaya, termasuk: arsenik, memimpin, air raksa, produk sampingan minyak bumi, asam, Sianida.Perusahaan pertambangan emas secara rutin membuang limbah beracun ke sungai, danau, aliran air, dan lautan.
Meskipun tidak dibuang, racun-racun tersebut seringkali mencemari perairan ketika infrastruktur seperti bendungan tailing, yang menampung limbah tambang, rusak.Air terkontaminasi yang dihasilkan disebut drainase tambang asam, campuran racun yang secara unik merusak kehidupan akuatik.”Dampak begitu beragam sehingga struktur komunitasnya runtuh dengan cepat dan total, meskipun seringkali tidak ada satu polutan pun yang dapat menyebabkan dampak ekologis yang begitu parah.
““Dampak yang beraneka ragam” ini juga membuat pemulihan limbah tersebut menjadi jauh lebih sulit.Kerusakan lingkungan ini, pada akhirnya berdampak negatif dan membahayakan kelangsungan hidup.selain pencemaran air minum, produk sampingan AMD seperti merkuri dan logam berat masuk ke rantai makanan dan membuat manusia dan hewan sakit selama beberapa generasi.
Industri pertambangan memiliki rekam jejak panjang dalam mengancam kawasan alami, termasuk kawasan yang dilindungi secara resmi. Lokasi eksplorasi yang aktif tumpang tindih dengan kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan bernilai konservasi tinggi.
Pertambangan merupakan ancaman besar bagi keanekaragaman hayati dan Kelangsungan hidup.Banyak tambang emas menggunakan proses yang dikenal sebagai pelindian tumpukan , yaitu meneteskan larutan sianida ke tumpukan bijih yang sangat besar. Larutan tersebut melarutkan emas dan dikumpulkan di kolam, kemudian dialirkan melalui proses elektrokimia untuk mengekstrak emas.PT SSM Menjadi Sorotan Praktisi Hukum.
Di sisi lain, Praktek Tambang ini juga menjadi sorotan dan pendapat para praktisi Hukum.Praktisi hukum Jakaria Irawan, SH, MH menilai pola SSM sebagai pelanggaran berlapis:
- Pemutihan mineral adalah delik berat.“Jika benar emas ilegal masuk jalur pemurnian resmi, korporasi dapat menjadi tersangka.”
- Limbah dekat sungai adalah delik materiil.“Potensi pencemaran saja sudah cukup untuk pidana.”
- Tambang di atas lahan sengketa tidak mungkin dibenarkan.“Itu menunjukkan unsur kesengajaan.”
- Kasus ini bisa diambil alih pusat.
- Dengan rantai distribusi terlibat, besar kemungkinan naik ke Satgas Minerba atau Kejaksaan Agung. Arah Cerita: Siapa Mengawal, Siapa Mendiamkan?Kesaksian Sandi dan suara pekerja internal membuka jendela yang selama ini tertutup rapat:Izin Sawit Menjadi Praktek Tambang Emas.
Bermula dari Izin sawit yang kemudian prakteknya berubah menjadi tambang emas.produksi berjalan tanpa izin, limbah beracun merayap ke sungai, bangunan kimia tanpa izin, sengketa lahan yang diabaikan dan emas yang diduga masuk jalur pemurnian resmi.
Deretan temuan ini menyisakan pertanyaan dan tanda tanya besar di Mata Masyarakat:Siapa yang merestui perubahan izin itu?Perusahaan yang sudah beroperasi kurang lebih 12 tahun ini, menjadi pertanyaan besar masyarakat dan beberapa media.
Mengingat kurun waktu yang cukup lama dan sampai sekarang tetap berjalan tanpa ada tindakan pasti dari instansi pemerintah terkait dan aparat penegak hukum, menimbulkan polemik dan tanda tanya masyarakat sekitar.
Bagaimana hasil tambang ilegal bisa masuk sistem legal?Mengapa laporan lingkungan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya?Sampai kapan aparat melihatnya sebagai angin lalu?
Benang kusut itu mulai terurai.Dan cerita emas SSM tampaknya baru memasuki halaman pertama dari perjuangan panjang masyarakat.Berdasarkan analisa dampak Negatif dari Praktek Tambang Emas dan pendapat Praktisi hukum tersebut, Masyarakat sangat berharap Proses Penegakan Hukum segera dilakukan oleh pemerintahan Pusat.
