
KATINGAN, Supersemar News — Kegiatan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas digelar di Kabupaten Katingan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, hingga anak-anak yang ada di wilayah Katingan, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubdit Bintibsos Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), AKBP Dr. G. Herundo Martho, bersama Wakapolres Katingan Kompol Wahyu Satiyo Budiarjo sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu keamanan dan ketertiban.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak perubahan iklim yang berpotensi meningkatkan risiko bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain itu, disampaikan pula ketentuan hukum terkait larangan pembakaran hutan dan lahan sesuai pasal karhutla, guna mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merugikan lingkungan dan masyarakat luas.
Baca berita lainnya
- Dokumen Rahasia Israel: Kilang Minyak Haifa Rusak Parah Akibat Rudal Iran, Tak Bisa Diperbaiki
- ‘Militerisme’ di Sekolah Rakyat, ribuan taruna Akmil akan ‘disiplinkan’ siswa – ‘Pendidikan itu membangun kesadaran, bukan baris-berbaris’
- OTT ke-15 di 2026, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
- Pemerintah Bebaskan Pajak Hibah Lahan Meikarta 30 Ha dari Lippo
- Profil Brigjen Lalu Iwan, Tersangka Kasus MBG yang Belum Pernah Laporkan Harta Kekayaan usai Jabat Sesdep BGN
Materi penyuluhan juga menyinggung dinamika global, termasuk dampak konflik internasional seperti ketegangan antara Iran dan Israel terhadap stabilitas ekonomi dan sosial.
Hal ini disampaikan untuk menambah wawasan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.

Terakhir kegiatan dilanjutkan dengan sisi foto bersama.
AKBP Herundo Martho menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kamtibmas. “Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan tanggap terhadap berbagai tantangan, baik di tingkat lokal maupun global,“ ungkap AKBP Herundo.
(Fauji)
