
SupersemarNews, Jakarta – Rekrutmen terpadu Polri tahun anggaran 2026 resmi dibuka. Proses seleksi ini kembali menegaskan komitmen Polri dalam menjaring calon anggota secara transparan dan akuntabel.Sesuai arahan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol) dilaksanakan hanya melalui jalur reguler. Tidak ada mekanisme lain di luar ketentuan resmi yang dapat menjamin kelulusan peserta.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, mengimbau masyarakat, khususnya calon peserta dan keluarga, untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur atau kuota khusus.
Ia menegaskan bahwa segala bentuk tawaran yang menjanjikan kelulusan, terlebih disertai permintaan imbalan atau pembayaran tertentu, merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
“Apabila ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui kuota khusus, agar tidak dihiraukan dan tidak ditanggapi. Saya ulangi, jangan ditanggapi. Abaikan saja,” ujarnya di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/4).
Johnny juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan atau terlanjur menanggapi praktik semacam itu. Polri telah menyediakan saluran pengaduan melalui layanan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta hotline rekrutmen.
Pengaduan dapat dilakukan melalui pemindaian QR Code layanan Propam atau melalui nomor hotline rekrutmen di 0821-1685-877.Melalui imbauan ini, Polri berharap seluruh proses rekrutmen berjalan bersih dan bebas dari praktik percaloan, sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
Sumber : divisihumaspolri
