Emiten Raffi Ahmad Akuisisi RS Jantung Cirebon

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JAKARTA, Supersemar News – Emiten penyedia materi iklan dan percetakan milik selebritas Raffi Ahmad & Nagita Slavina, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) akan mengakuisisi PT Hasna Medika Bakti Cirebon, perusahaan pengelola Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Cirebon, Jawa Barat.
‎
‎​Pada 20 Agustus 2026, perseroan telah menandatangani Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat (Conditional Share Subscription Agreement/CSSA) dengan PT Hasna Medika Bakti Cirebon (HMBC) dan Perjanjian Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Sale and Purchase Agreement/CSPA) dengan Hasna Medika Utama Group untuk mengakuisisi 72,91% saham HMBC.
‎
‎​Rinciannya, VISI akan mengambil bagian atas 142.393 saham baru (65%) yang diterbitkan HMBC, dan membeli 17.325 saham HMBC milik Hasna Medika Utama Group. “Nilai total transaksi atas rencana pengambilalihan HMBC oleh perseroan sebagaimana termaktub dalam CSSA dan CSPA adalah sebesar Rp286 miliar,” tulis manajemen VISI dalam prospektus yang dipublikasi, Selasa (25/8/2026).
‎
‎​Bersamaan dengan pelaksanaan akuisisi, HMBC juga akan melaksanakan konversi utang yaitu restrukturisasi dan konversi atas utang HMBC kepada Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyrill Noerhadi (yang masing-masing merupakan pemegang saham dan/atau para pengurus eksisting HMBC) dengan total nilai keseluruhan sebesar Rp33,45 miliar.
‎
‎​Nilai utang tersebut akan dikonversi menjadi 18.692 saham baru HMBC yang akan diterbitkan kepada ketiga pemegang saham tersebut secara proporsional sesuai nilai piutang yang dimiliki masing-masing.
‎
‎​Manajemen Satu Visi menyebut, penyelesaian akuisisi HMBC akan diikuti dengan perubahan terhadap kegiatan usaha VISI. Di mana perseroan berencana menambah kegiatan usaha berupa aktivitas perusahaan induk (holding).
‎
‎​Selanjutnya, perseroan akan beroperasi secara eksklusif sebagai perusahaan holding, sedangkan kegiatan usaha operasional akan dilakukan melalui anak perusahaannya.
‎
‎​Perseroan berkeyakinan bahwa rencana perubahan kegiatan usaha ini akan memberikan manfaat berupa peningkatan kinerja dan profitabilitas perusahaan, mendukung pertumbuhan jangka panjang, serta memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
‎​Perubahan kegiatan usaha ini rencananya dilakukan pada kuartal IV-2026, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 23 Oktober 2026.
‎
‎​Gelar Private Placement
‎
‎​Sejalan dengan rencana akuisisi tersebut, VISI berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD/private placement) dengan mengeluarkan 307,5 juta saham baru. Apabila mengacu pada harga saham VISI pada penutupan perdagangan Senin (24/8/2026) yang sebesar Rp890 per saham, perseroan berpotensi meraup dana hingga Rp273,67 miliar dari hasil private placement.
‎
‎​“Seluruh dana dari pelaksanaan PMTHMETD akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung kegiatatan serta pengembangan bisnis perseroan, salah satunya dalam bentuk penyertaan saham dalam perusahaan yang bergerak di bidang usaha sektor kesehatan (healthcare),” tulis manajemen VISI dalam prospektusnya.
‎​Untuk memuluskan aksinya, perseroan akan meminta restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Independen pada 30 September 2026.

Baca Juga :  Selamat! Menag Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Ketua Grand Imam Sedunia

Sumber : Investor.id

Baca Juga :  10 Orang Terkaya di Indonesia Oktober 2026, Low Tuck Kwong Teratas
Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA
Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada
Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli
Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau
Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan
Fakta-fakta OTT KPK di BNPB
Gerindra Respons Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo
Panglima Korpasgat Pimpin Upacara Purnabakti 26 Prajurit Korpasgat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:47 WIB

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita utama

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:13 WIB