Penempatan Pekerja Migran RI 2026 di Luar Negeri Tembus 238.000 Orang

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JAKARTA, Supersemar News – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyampaikan bahwa sekitar 238.000 pekerja migran Indonesia (PMI) sudah terserap sepanjang 2026. Jumlah ini sudah mendekati target pemerintah sebanyak 350.000 PMI hingga akhir tahun ini.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyatakan, penempatan para PMI tersebut dilakukan melalui berbagai skema. Di antaranya lewat skema private to private (P2P), government to government (G2G), hingga penempatan secara mandiri.

“Jadi target kita tahun ini 350.000 ya, mudah-mudahan ini bisa tercapai, (dan juga memberikan) dampak terhadap devisa,” ujar dia kepada wartawan di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta Timur, Rabu (26/8/2026).

Dirinya bilang, penempatan PMI ke luar negeri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat usia produktif. Sebab, Indonesia tengah menghadapi tantangan berupa pertumbuhan jumlah penduduk yang tidak diimbangi oleh ketersediaan lapangan kerja.

Baca Juga :  Kapolri Turun Langsung ke Lokasi Penyampaian Aspirasi, Pastikan Personel Bertugas Humanis

Di sisi lain, sejumlah negara tujuan justru sedang menghadapi aging population sehingga mereka membutuhkan tenaga kerja produktif dari luar negeri. Maka dari itu, pemerintah kini aktif membuka pasar baru di Eropa, Amerika, Australia, serta sejumlah negara Asia.

Meski demikian, Mukhtarudin menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin sekadar mengirim tenaga kerja. Lantas, para calon PMI perlu dibekali kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan negara tujuan. Melihat itu, pemerintah terlebih dahulu melihat job order (permintaan kerja), negara tujuan, serta sektor dan jenis pekerjaan yang dibutuhkan sebelum menentukan kompetensi dan pelatihan bagi calon pekerja.

“Sehingga diharapkan dari yang sudah kita latih 40.000 tahun 2026 ini semuanya nanti memiliki kesiapan baik dari sisi kesiapan teknis, skill teknis, maupun bahasa, dan juga dari sisi sertifikasi. Sehingga sudah siap untuk ditempatkan bekerja di luar negeri untuk sektor-sektor yang sudah kita persiapkan, jadi ini polanya seperti itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolri Suyudi Rotasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Bukan hanya membuka lapangan kerja, PMI juga dapat berkontribusi terhadap perekonomian melalui remitansi. Mukhtarudin menyebut, berdasarkan data Bank Indonesia, nilai remitansi PMI mencapai sekitar Rp 288 triliun sekaligus berkontribusi sekitar 11% terhadap cadangan devisa negara.

Menurutnya, remitansi juga mampu memberikan multiplier effect atau efek berganda terhadap ekonomi daerah asal PMI. Mengingat, daya beli keluarga atau kerabat di daerah asal PMI berpotensi mengalami peningkatan, sehingga mereka dapat menghidupkan aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

Terlepas dari itu, pemerintah tetap memprioritaskan aspek perlindungan PMI, baik ketika di luar negeri maupun ketika sudah pulang ke daerah asal. Mukhtarudin juga mengingat masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja cepat di luar negeri melalui jalur non-prosedural yang berisiko berujung pada tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Sumber : CNBC Indonesia

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MGMP GEOGRAFI SMA–MA MEANDER KAB.KOTAWARINGIN TIMUR PERKUAT KOMPETENSI GURU MELALUI DIGITALISASI PEMBELAJARAN DAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Kabut Asap Menguning, Orang Tua Sayangkan Sekolah Masih Gelar Tatap Muka
Menhut RI Raja Juli Direncanakan Tinjau Karhutla di Kotim
Kapolda Jatim Dekananto Eko Purwono Prioritaskan Pelayanan Humanis dan Pemberantasan Narkoba
Komisi VIII DPR RI dan Menteri Haji Sepakati BPIH 2027 Rata-Rata Rp98,47 Juta per Jemaah
Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla, Lanud Sjamsudin Noor Bersama Satgas Gabungan Lakukan Pemadaman di Gambut
6 Irjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Lemdiklat Dalam Mutasi Polri Terbaru, Ini Daftar Namanya
Prabowo Belum Konfirmasi Hadiri MotoGP Mandalika 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:27 WIB

MGMP GEOGRAFI SMA–MA MEANDER KAB.KOTAWARINGIN TIMUR PERKUAT KOMPETENSI GURU MELALUI DIGITALISASI PEMBELAJARAN DAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Kabut Asap Menguning, Orang Tua Sayangkan Sekolah Masih Gelar Tatap Muka

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Menhut RI Raja Juli Direncanakan Tinjau Karhutla di Kotim

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Kapolda Jatim Dekananto Eko Purwono Prioritaskan Pelayanan Humanis dan Pemberantasan Narkoba

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:52 WIB

Komisi VIII DPR RI dan Menteri Haji Sepakati BPIH 2027 Rata-Rata Rp98,47 Juta per Jemaah

Berita Terbaru

Berita utama

Menhut RI Raja Juli Direncanakan Tinjau Karhutla di Kotim

Senin, 12 Okt 2026 - 08:37 WIB