Potret Halimah Munawir bersama Bojay dan Harry Toledo, menghadirkan harmoni budaya tradisional dan modern.( foto dok redaksi)

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR  – Pada puncak acara Festival Kolaborasi Etnik Modern yang berlangsung meriah, berbagai tokoh budaya dan seni menyampaikan pesan inspiratif kepada kaum muda untuk lebih mencintai dan menghargai budaya etnik yang dikemas dalam nuansa modern.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memberikan pandangan dan dorongan untuk terus melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

Bunda Halimah, pemilik Rumah Budaya HMA, menyampaikan betapa pentingnya perpaduan budaya etnik dengan sentuhan modern.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pendekatan ini mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya bangsa.

“Budaya etnik modern adalah jembatan yang dapat mendekatkan generasi muda dengan akar budaya kita. Dengan pendekatan kreatif ini, kita bisa menjaga budaya tetap relevan di zaman sekarang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kang Bojay, seorang seniman musik etnik yang turut berkontribusi dalam acara ini, mengajak para pemuda untuk lebih menghargai musik etnik.

Ia menegaskan bahwa musik tradisional tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi identitas bangsa yang harus dilestarikan.

“Musik etnik adalah jiwa dari budaya kita. Dengan menghargai dan mempelajarinya, kita tidak hanya menjaga warisan nenek moyang, tetapi juga menunjukkan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia,” tuturnya.

Bang Harry Toledo, Presiden Indonesian Bass Family (IBF), juga turut memberikan aspirasi dalam acara ini. Ia menyoroti pentingnya membawa musik etnik Indonesia ke kancah internasional.

Perform Harry Toledo & Turbulance of Soul

Dalam pandangannya, genre musik bukanlah hal utama yang menjadi fokus, melainkan bagaimana karya seni tersebut dapat diterima dan diapresiasi di panggung dunia.

“Tidak peduli genre-nya, yang terpenting adalah bagaimana kita mengangkat musik Indonesia, khususnya musik etnik, menjadi bagian dari percaturan musik global,” ujarnya penuh semangat.

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen berbagai pihak dalam melestarikan budaya etnik.

Dengan kolaborasi antara tradisi dan modernitas, Festival Kolaborasi Etnik Modern menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya bangsa dapat terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

(SupersemarNewsTeam)
(R/ RifayMarzuki/SanggaBuana)
Editor : Sangga Buana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *