Puncak Festival Kolaborasi Etnik Modern: Ajakan untuk Kaum Muda Mencintai Budaya

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 15:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Potret Halimah Munawir bersama Bojay dan Harry Toledo, menghadirkan harmoni budaya tradisional dan modern.( foto dok redaksi)

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR  – Pada puncak acara Festival Kolaborasi Etnik Modern yang berlangsung meriah, berbagai tokoh budaya dan seni menyampaikan pesan inspiratif kepada kaum muda untuk lebih mencintai dan menghargai budaya etnik yang dikemas dalam nuansa modern.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memberikan pandangan dan dorongan untuk terus melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

Bunda Halimah, pemilik Rumah Budaya HMA, menyampaikan betapa pentingnya perpaduan budaya etnik dengan sentuhan modern.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pendekatan ini mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya bangsa.

“Budaya etnik modern adalah jembatan yang dapat mendekatkan generasi muda dengan akar budaya kita. Dengan pendekatan kreatif ini, kita bisa menjaga budaya tetap relevan di zaman sekarang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kang Bojay, seorang seniman musik etnik yang turut berkontribusi dalam acara ini, mengajak para pemuda untuk lebih menghargai musik etnik.

Ia menegaskan bahwa musik tradisional tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi identitas bangsa yang harus dilestarikan.

“Musik etnik adalah jiwa dari budaya kita. Dengan menghargai dan mempelajarinya, kita tidak hanya menjaga warisan nenek moyang, tetapi juga menunjukkan kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia,” tuturnya.

Bang Harry Toledo, Presiden Indonesian Bass Family (IBF), juga turut memberikan aspirasi dalam acara ini. Ia menyoroti pentingnya membawa musik etnik Indonesia ke kancah internasional.

Perform Harry Toledo & Turbulance of Soul

Dalam pandangannya, genre musik bukanlah hal utama yang menjadi fokus, melainkan bagaimana karya seni tersebut dapat diterima dan diapresiasi di panggung dunia.

Baca Juga :  Nusron Wahid Sudah Mundur dari Kepengurusan Golkar

“Tidak peduli genre-nya, yang terpenting adalah bagaimana kita mengangkat musik Indonesia, khususnya musik etnik, menjadi bagian dari percaturan musik global,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga :  20 Perwira Dimutasi ke Itwasum Polri pada Agustus 2026, Ada AKBP hingga Irjen Pol

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen berbagai pihak dalam melestarikan budaya etnik.

Dengan kolaborasi antara tradisi dan modernitas, Festival Kolaborasi Etnik Modern menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya bangsa dapat terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

(SupersemarNewsTeam)
(R/ RifayMarzuki/SanggaBuana)
Editor : Sangga Buana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Berita Terbaru