Letjen TNI Albertus Budi Sulistya:Karier Gemilang Lulusan Sepa PK TNI


Staf Khusus (Stafsus) KSAD Letjen TNI Albertus Budi Sulistya.

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR  – Letnan Jenderal (Letjen) TNI Albertus Budi Sulistya adalah salah satu perwira tinggi TNI AD jebolan Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK) TNI.

Tidak seperti kebanyakan jenderal lulusan Akmil, ia masuk Sepamilsuk (kini Sepa PK TNI) pada 1989 setelah menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran UGM.

Lahir di Gunungkidul, Yogyakarta, 10 Maret 1967, ia memperdalam keahliannya melalui Sussarcabkes (1992), Susselapa I Kes (1993), dan Susselapa II Kes (1998).

Ia juga meraih gelar dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Padjajaran (Unpad).

Karier militernya dimulai sebagai Pama Spers Mabes ABRI, diikuti penugasan di Korem 072/Pamungkas dan Kesdam Jaya.

Pada 1994, ia menjabat Dokter Pribadi Kasad/Wakasad sebelum dimutasi ke posisi strategis, termasuk Dokter Yonif 413/Bremoro Kostrad.

Albertus menunjukkan dedikasi tinggi di RSPAD Gatot Soebroto, menjabat sebagai Kasi Diklitbang Departemen THT dan Saraf, hingga Kabag Yanmed THT.

Pada 2013, ia bergabung dengan Tim Dokter Kepresidenan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kariernya terus melesat dengan promosi menjadi Wakil Kepala RSPAD pada 2019, yang membuatnya berpangkat Brigjen TNI.

Setahun kemudian, ia menjadi Kepala Pusat Kesehatan TNI AD dan naik pangkat menjadi Mayjen TNI.

Tak lama setelah itu, Albertus diangkat sebagai Kepala RSPAD Gatot Soebroto, sekaligus naik pangkat menjadi Letjen TNI.

Kini, ia menjabat Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan pernah menjabat Ketua Dokter Kepresidenan RI.

Letjen Albertus Budi Sulistya membuktikan lulusan Sepa PK TNI bisa berkontribusi besar sebagai perwira tinggi TNI.

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *