Apel Sabuk Kamtibmas dan Doa Bersama Digelar di Mapolres Kotim, Jadikan Kota Kondusif


SAMPIT, Supersemar News – Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke–80, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Apel Sabuk Kamtibmas dan Doa Lintas Agama yang berlangsung di Mapolres Kotim pada Rabu (24/6/2026), sekitar pukul 07.56 WIB.

Apel ini dilakukan menjadi simbol komitmen, pengikat, dan penguat sinergi antara aparat dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga lingkungan Kabupaten Kotim yang aman dan kondusif, serta untuk mencegah konflik sosial, radikalisme, dan gangguan keamanan.

Kegiatan apel dihadiri Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, perwakilan Forkopimda Kabupaten Kotim, Barisan Pertahanan Masyarakat Dayak (Batamad) Sampit, Fordayak Kotim, Laung Kuning Banjar (LKB) DPC Sampit, Persatuan Silat PSHT, serta PJU dan personel Polres Kotim.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyampaikan syukur adanya kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas dan Doa Lintas Agama yang digelar berjalan sukses. Ia juga memotivasi baik dari Polri sebagai pengayom dan pelayan masyarakat.

“Kita mengundang seluruh lapisan masyarakat, baik dari organisasi masyarakat, paguyuban, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama bagaimana menjaga kondisi keamanan dan kehidupan masyarakat khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur,“ kata Kapolres.

Selanjutnya, Kapolres juga selalu berkomitmen dalam menjaga Kabupaten Kotim tetap terjaga dengan baik dan terkhusus kita sendiri di wilayah Kalimantan Tengah, dengan filosofi Huma Betang dengan mengartikan dimana setiap selalu ada permasalahan dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

Kemudian juga untuk Kabupaten Kotim sendiri mempunyai semboyan yaitu “Habaring Hurung” untuk selalu bergotong royong, membangun dari desa sampai dengan kota, menjaga keamanannya sehingga seluruh lapisan masyarakat terjaga dengan baik, dan tingkat ekonomi juga terjaga dengan baik.

Ia juga mengatakan hari kamtibmas ini tidak hanya serta-merta menjadi tugas, tapi juga tugas kita bersama bagaimana menjaga lingkungan dari lingkup yang terkecil, baik lingkungan keluarga sampai dengan Kabupaten Kotawaringin Timur tetap terjaga kondusif.

“Dari evaluasi kita, bahwa memang terjadi beberapa inflasi, tapi ini masih dalam kondisi rata-rata seluruh wilayah juga terdampak. Namun, kaitannya dengan kamtibmas sejauh ini masyarakat Kotawaringin Timur dalam keadaan baik, sehingga faktor ekonomi tidak hanya terdampak pada wilayah Kabupaten Kotim tetapi merata semua wilayah,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *