
JAKARTA, Supersemar News — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengangkat Teguh Setyabudi sebagai komisaris utama (komut) PT Food Station Tjipinang Jaya. Eks penjabat (pj) gubernur DKI itu menggantikan Ronal Chandra, yang menjabat sebagai Komut Food Station periode Januari-Juli 2025.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, penunjukkan Teguh dilakukan sesuai keputusannya dan Wakil Gubernur Rano Karno. Menurut dia, sosok yang kini masih menjabat sebagai Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut memiliki kredibilitas.
“Pak Teguh ini, saya dan Bang Doel yang memutuskan. Kenapa Pak Teguh? Memang dibutuhkan orang dengan kredibilitas dan juga track record yang mumpuni,” kata Praono di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).
Mantan sekretaris kabinet (seskab) tersebut berharap, keberadaan Teguh dapat membenahi kondisi Food Station hari ini. Apalagi, saat ini BUMD Jakarta yang mengurusi urusan pangan itu tengah dilanda masalah hukum terkait kasus beras oplosan.
Pramono mengaku, cukup terkejut dengan masalah hukum yang kini dihadapi Food Station, hingga membuat tiga petinggi di BUMD DKI itu ditetapkan menjadi tersangka. Karena itu, ia menilai, diperlukan pembenahan di tubuh Food Station.
“Karena bagaimana pun persoalan FS Tjipinang ini di luar dugaan saya dan Pak Wagug, sehingga dengan demikian kami mengambil langkah apapun penegakan hukum itu menjadi yang utama. Dan yang kedua, segera dilakukan pembenahan di Food Station sendiri,” kata mantan sekjen DPP PDIP itu.
Pramono menambahkan, Pemprov DKI juga telah menunjuk direktur keuangan Food Station sebagai pelaksana tugas (plt) dirut. Selain itu, Pemprov DKI juga telah menunjuk plt direktur operasional.
Sebelumnya, Pramono turut mengangkat sejumlah tokoh menjadi komisaris BUMD Jakarta. Salah satunya mantan Ketua Tim Pemenangan Pramono-Rano di Pilkada 2024, Lies Hartono atau Cak Lontong menjadi komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol pada April 2025.
Selain itu, Pramono juga mengangkat eks juru bicara Presiden Jokowi periode 2016-2019 Johan Budi SP, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, dan Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jakarta Muhammad Ainul Yakin, menjadi komisaris PT Transjakarta. Khusus Johan Budi merupakan politikus PDIP.
Tak hanya itu, Ketua DPRD DKI periode 2014-2024 sekaligus Ketua Harian Tim Pemenangan Pramono-Rano di Pilgub DKI 2024, Prasetyo Edi Marsudi sebagai Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Jaya. Pramono juga menunjuk orang dekat Anies Rasyid Baswedan, Sahrin Hamid, menjadi Komisaris PT Jakpro.
(news.republika.co.id)
(Lilis Susanti)