
SAMPIT, Supersemar News– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur kembali menunjukkan kehadirannya untuk rakyat. Melalui Gerakan Pangan Murah dan Launching Penyaluran Bantuan Pangan, Pemkab Kotim berupaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Taman Kota Sampit, Rabu 19/8/2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Kotim H. Halikinor, S.H., M.M dan dihadiri Wakil Bupati Kotim Hj. Irawati, S.Pd, M.AP, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., M.Si, Kepala Dinas Pertanian Kab. Kotim, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Kotim Muslih, S.T., M.AP, serta unsur BPP Kab.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur kembali menunjukkan kehadirannya untuk rakyat. Melalui Gerakan Pangan Murah dan Launching Penyaluran Bantuan Pangan, Pemkab Kotim berupaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Taman Kota Sampit, Rabu 19/8/2026. Kehadiran lengkap Forkopimda dan OPD terkait menjadi bukti sinergi dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Antrean warga sudah mengular sejak pagi. Mereka memanfaatkan kesempatan membeli komoditi pokok dengan harga jauh di bawah pasaran. Pemkab Kotim bersama BULOG dan distributor menyediakan paket Beras SPHP 5 Kg + Minyakita 2 Liter Rp90.000, Gas LPG 3 Kg Rp22.000, Bawang Merah Rp35.000, Bawang Putih Rp34.000, Gula Rp17.500, Telur Rp45.000, serta sayur segar mulai Rp5.000.

“Hari ini kita hadir untuk rakyat. Tujuannya satu, memastikan stok aman, harga stabil, dan daya beli masyarakat terjaga,” tegas Bupati H. Halikinor saat meninjau langsung stand penjualan.
Ia juga menekankan agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai acara seremonial. “Saya minta Dinas terkait terus memantau harga di pasar. Jangan sampai saat kita gelar gerakan seperti ini, di luar harganya tetap tinggi. Kita harus konsisten,” ujarnya
Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Kotim, Muslih, S.T., M.AP menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan memberdayakan pelaku UMKM lokal yang ikut berpartisipasi sebagai penyedia komoditi.
“Kami libatkan UMKM binaan agar mereka juga merasakan dampak positif. Selain harga pangan stabil, ekonomi kerakyatan juga ikut bergerak,” kata Muslih.
Selain pasar murah, Pemkab juga melaunching penyaluran Bantuan Pangan dari BULOG untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Bantuan beras 10 Kg per KPM ini menyasar keluarga penerima manfaat di 17 kecamatan se-Kotim sebagai jaring pengaman sosial.
Dengan suasana tertib dan pelayanan sigap dari petugas berkaos “Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan”, kegiatan ini menjadi pesan jelas: kemerdekaan harus dirasakan hingga ke meja makan rakyat.
Az-na
Editor Tim Redaksi
Rabu 19 Agustus 2026.
