
Supersemar News – Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, pada pekan kedua Ramadhan biasanya dipadati pengunjung yang akan membeli pakaian untuk hari raya Idul Fitri. Namun, Minggu (8/3/2026), bukannya warga yang datang, melainkan air limpahan dari Kali Pesanggrahan. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak tengah malam membuat genangan di dalam pusat perbelanjaan tersebut setinggi sekitar 50 sentimeter.
Banjir tersebut seperti datang tidak pada saat yang tepat. Pasar Cipulir selalu menjadi tujuan warga yang akan membeli pakaian lebaran. Selain bisa mendapatkan harga grosir, warga juga bisa mendapatkan aneka ragam pakaian di pasar tersebut.
Banjir di Cipulir
Para pedagang seolah telah memaklumi kondisi pasar yang lokasinya bersebelahan dengan Kali Pesanggrahan. Setiap hujan lebat dan kurun waktu yang cukup lama, air selalu menggenangi Pasar Cipulir. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti pengerukan sungai, pembuatan tanggul sungai, tetapi kondisi tersebut tidak berubah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi potensi cuaca ekstrem pada 2-8 Maret di sejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya di Jakarta. Hujan lebat tersebut berasal dari pergerakan bibit siklon tropis 90S yang saat ini berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Sistem cuaca tersebut membawa angin dengan kecepatan 15 hingga 20 knot.
Pedagang di Pasar Cipulir berada di gerainya yang terendam banjir

Lorong Pasar Cipulir yang terendam banjir. Warga dan pedagang melintasi genangan di Pasar Cipulir.

Deretan manekin di Pasar Cipulir.
Seiring telah turunnya uang tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri bagi sebagian pekerja dan karyawan, banjir yang hadir di pusat perbelanjaan adalah malang yang tak dapat ditolak. Kondisi Pasar Cipulir yang kebanjiran membuat sebagian warga yang hendak membeli baju lebaran akan mencari pusat perbelanjaan lain yang aman dari banjir, seperti Pasar Tanah Abang.
Meski demikian, kondisi banjir diharapkan tidak menghilangkan rezeki pedagang di Pasar Cipulir. Dua pekan menjelang Idul Fitri, para pedagang tentu berharap penjualan meningkat. Yang mereka inginkan genangan segera surut dan warga gantian membanjiri Pasar Cipulir.