
JAKARTA, Supersemar News – Jakarta bakal mendapatkan hadiah spesial pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 yang jatuh pada tanggal 22 Juni 2027 berupa mal bawah tanah tepat di jantung kota.
Hal ini menyusul pembangunan extended concourse Bundaran HI yang dilaksanakan oleh PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), perusahaan property management dan property developer Transit-Oriented Development (TOD) pertama di Indonesia bentukan PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Transportasi Jakarta.
Proyek ini akan menjadi area komersial bawah tanah yang menghubungkan Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI, Halte Transjakarta Bundaran HI, dan Plaza Indonesia.
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda), Farchad H. Mahfud mengatakan, progres pembangunan area komersial atau yang juga disebut dengan extended concourse Bundaran HI tersebut saat ini telah mencapai 7,83 persen.
Proyek ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2027 dan bisa operasional pada akhir tahun 2027 bersamaan dengan beroperasinya Stasiun Thamrin dan Monas.
”Semoga ini bisa menjadi sinyal yang positif, bagaimana pekerjaan ini nanti bisa selesai di pertengahan tahun 2027 menyambut Jakarta Lima Abad,” kata Farchad dalam Forum Jurnalis di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat pada Rabu (03/06/2026).
Farchad menjelaskan bahwa area yang terletak di bawah tanah tersebut akan berfungsi sepenuhnya untuk komersial, yang akan menyediakan tenant restoran dan berbagai merek barang.
MRT Jakarta Tembus Monas Tahun 2027
Tak hanya itu, MRT Jakarta mulai tahun depan juga tidak hanya berhenti sampai Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, melainkan sudah tembus sampai Stasiun Monas.
Hal ini bakal semakin memudahkan masyarakat yang ingin bermain ke Monumen Nasional atau Monas yang menjadi ikon Kota Jakarta.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, mengatakan, uji coba Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas oleh internal direncanakan dilakukan pada Juni 2027, sementara akan dibuka untuk umum pada akhir tahun 2027.
”Bulan Juni 2027 kami mau uji coba dulu, nanti mungkin untuk publiknya akan diperkenalkan sekitar mendekati akhir tahun. Tetapi secara resmi pertengahan tahun Insya Allah meluncur tidak berhenti di Bundaran HI. Jadi kalau ada teman-teman yang mau ke area Monas dan sebagainya, kalau dari Lebak Bulus kan tinggal langsung ya, udah enggak perlu berhenti di sini lagi,” kata Tuhiyat.
Rencana tersebut merupakan bagian dari proyek MRT Jakarta Fase 2A yang akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI sampai dengan Kota pada tahun 2029.
Proyek Fase 2A membentang sepanjang 5,8 kilometer dengan tujuh stasiun bawah tanah, yakni Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.
Jembatan Donat Groundbreaking Bulan Ini
PT MRT Jakarta (Perseroda) juga akan membangun Dukuh Atas Pedestrian Deck pada bulan Juni 2026.
Proyek ini sebelumnya juga dikenal dengan sebutan jembatan donat atau jembatan cincin karena bentuknya yang menyerupai donat dan cincin.
”Jika tidak ada halangan, bulan ini mungkin nanti akan di-groundbreaking-kan ya, dan kami targetkan 2028 selesai,” kata Tuhiyat.
Dukuh Atas Pedestrian Deck akan menghubungkan empat lokasi, yakni GRHA BNI, The Landmark Center, Pertokoan Biora, dan MRT Dukuh Atas.
Tuhiyat menjelaskan, Jembatan Donat akan berfungsi sebagai tempat mobilisasi masyarakat, sehingga tidak banyak tenant yang hadir di sana.
Dalam pembangunannya, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Bank Jakarta melalui pembiayaan kreatif tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun demikian, perusahaan belum menyebutkan berapa anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan bakal ikon baru Kota Jakarta itu.
Sumber : Kompas.com