
SupersemarNews, Jakarta – Kepala Satuan Reserse Mobil (Kasatresmob) Bareskrim Polri, Kombes Pol. Teuku Arsya Khadafi, menekankan pentingnya penguasaan kemampuan Close Quarter Battle (CQB) bagi seluruh personel Resmob dalam menghadapi dinamika kejahatan yang semakin kompleks.
Menurut Teuku Arsya, perkembangan modus dan pola kejahatan menuntut personel Resmob untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme agar mampu bertindak cepat, tepat, dan efektif di lapangan.
“Pelatihan Close Quarter Battle (CQB) adalah investasi krusial bagi personel Resmob Bareskrim Polri,” ujar Teuku Arsya.
Ia menjelaskan, personel Resmob kerap dihadapkan pada situasi penindakan di ruang terbatas dengan tingkat risiko yang tinggi. Karena itu, penguasaan taktik CQB tidak hanya menjadi keterampilan teknis, tetapi juga bagian penting dari standar operasional dalam pelaksanaan tugas.
Melalui pelatihan tersebut, personel diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penindakan sekaligus meminimalkan risiko yang dapat mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat.
Pelatihan CQB juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Dengan kompetensi yang terus diasah, Resmob Bareskrim Polri diharapkan dapat tetap menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan penanganan tindak kejahatan berisiko tinggi.Semangat
“Resmob: Tanggap, Akurat, Kuat” terus menjadi landasan dalam membangun profesionalisme dan respons cepat terhadap berbagai tantangan tugas kepolisian. Sumber : resmob. bareskrim