Kotim Membara, 5.958 Hotspot dan 1.706 Hektare Lahan Terbakar

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SAMPIT, Supersemar News – Kotawaringin Timur menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi di Kalimantan Tengah (Kalteng). BPBD Kalteng mencatat 5.958 titik hotspot di wilayah tersebut sepanjang 1 Januari hingga 24 Agustus 2026.
‎
‎​Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, mengatakan jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Kalteng.
‎
‎​”Kotim tercatat 5.958 hotspot, 333 kejadian karhutla, dan luas area terbakar berdasarkan laporan mencapai 1.706 hektare,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 24 Agustus 2026.
‎
‎​Secara keseluruhan, BPBD Kalteng mencatat 23.599 titik hotspot di seluruh kabupaten/kota sepanjang 1 Januari hingga 24 Agustus 2026.
‎
‎​”Berdasarkan data akumulasi tercatat 23.599 titik hotspot sepanjang 1 Januari hingga 24 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB,” ungkapnya.
‎
‎​Selain hotspot, BPBD Kalteng mencatat 1.782 kejadian karhutla dengan luas area terbakar berdasarkan laporan lapangan kabupaten/kota mencapai 5.065,28 hektare.
‎
‎​”Luasan area terbakar berdasarkan laporan lapangan kabupaten/kota di Kalteng mencapai 5.065,28 hektare,” jelasnya.
‎
‎​Sementara berdasarkan citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS melalui Sipongi Kementerian Kehutanan, luas area terbakar di Kalteng tercatat mencapai 7.634,46 hektare.
‎
‎​”Sementara berdasarkan citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS melalui Sipongi Kementerian Kehutanan, luas area terbakar di Kalteng tercatat mencapai 7.634,46 hektare,” katanya.
‎
‎​Penanganan karhutla melibatkan 10.700 personel gabungan. Operasi tersebut juga didukung lima unit helikopter serta satu unit pesawat OMC/Patroli.
‎
‎​”Dalam penanganan karhutla, sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan. Upaya penanganan juga didukung lima unit helikopter serta satu unit pesawat OMC/Patroli,” paparnya.
‎
‎​Dari sisi penegakan hukum, BPBD Kalteng mencatat 12 penegakan hukum terkait karhutla sepanjang periode tersebut.
‎
‎​”Dari sisi penegakan hukum, BPBD mencatat terdapat 12 penegakan hukum terkait karhutla sepanjang periode tersebut,” tegasnya.
‎
‎​Ahmad mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau untuk mencegah munculnya titik api baru.
‎
‎​”Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau,” pungkasnya.
‎
‎​Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026.

Baca Juga :  Tiga Pilar Tambora Gelar Grebek Koramil, Perkuat Sinergi TNI-Polri di HUT ke-81 TNI
Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA
Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada
Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli
Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau
Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan
Fakta-fakta OTT KPK di BNPB
Gerindra Respons Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo
Panglima Korpasgat Pimpin Upacara Purnabakti 26 Prajurit Korpasgat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:47 WIB

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita utama

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:13 WIB