
JAKARTA, Supersemar News – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto secara resmi membuka Program Executive Training (PET) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Purnomo Yusgiantoro Center di Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) Kemhan, Jakarta Pusat, Senin (13/4).
Peserta PET berasal dari prajurit TNI yang dipilih dari berbagai unsur dan satuan, mencakup Markas Besar TNI serta satuan operasional di masing-masing matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Dalam sambutannya, Wamenhan Donny menekankan bahwa perkembangan lingkungan strategis global membawa ancaman terhadap kedaulatan negara yang tidak lagi bersifat konvensional.
“Namun semakin kompleks dan multidimensional, termasuk maraknya narative and legal warfare (NLW),” kata Donny dalam siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Selasa (14/4).
Donny melanjutkan, setiap insan pertahanan dituntut memiliki kepekaan dan ketajaman analisis dalam membedakan kritik konstruktif dan narasi yang bersifat subversif untuk menjaga stabilitas nasional di berbagai sektor.
Wamenhan juga menekankan pentingnya penguatan defense intellectual management (DIM) sebagai fondasi dalam membangun sistem pertahanan yang tangguh.
Dalam pelaksanaannya, PET juga membekali peserta dengan materi yang berfokus pada penguatan wawasan pertahanan, dinamika lingkungan global dan regional, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan.
“Pembekalan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, sekaligus mendukung pelaksanaan kebijakan pertahanan negara secara lebih adaptif dan terintegrasi,” tutur Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Rabu (15/4).
PET diharapkan menjadi ruang pembelajaran strategis untuk meningkatkan kemampuan analitis, kepemimpinan, dan cara pandang yang adaptif dalam menghadapi tantangan global, sekaligus memperkuat sinergi antarmatra dalam sistem pertahanan negara yang terpadu.
Rico mengatakan bahwa PET ini baru pertama kali digelar.
(Dasen CM)
