oplus_0

Foto: Jemaah melaksanakan shalat sunah tarawih.

SAMPIT, Supersemar News — Shalat sunah tarawih yang dilakukan setiap bulan ramadhan sering dilaksanakan para jemaah dari 13 maupun 20 rakaat. Salahsatunya keunikan yang tidak banyak dilaksanakan ditempat masjid lain yang ada di kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yaitu Masjid Sayyidul Ihsan, Rabu (4/3/2026).

Masjid tersebut beralamatkan di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Ketapang, masih mempertahankan tradisi shalat Tarawih dengan membaca Al-Qur’an satu juz dalam semalam.

Ini salahsatu yang tidak sering dilakukan oleh masjid lain yang ada di kota Sampit. Bahkan masjid Sayyidul Ihsan mempertahankan tradisi tersebut berjalan waktu sekitar 20 tahun.

Dari pantauan media ini di tempat tersebut sekaligus mengikuti shalat tarawih hingga selesai. Antusias warga sekitar sangat luar biasa dan ini merupakan khusuan yang terasa saat beribadah dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Imam, Guru Muhammad Hasbi Alhafidz.

Tidak sampai disitu, para jemaah yang hadir mengikuti shalat tarawih dari berbagai usia, dari anak-anak, remaja hingga orang tua.

Pendampingan pembacaan Al-Qur’an dibelakang imam, Bayu, menyampaikan bahwa dimasjid tersebut setiap mengerjakan shalat sunah tarawih selama 20 tahun berjalan selalu membacakan 1 malam satu juz sebanyak 20 rakaat.

“Dengan membaca 1 juz satu malam dalam shalat tarawih ini sudah lama diamalkan. Dan saya selama 5 tahun di percaya menjadi pendamping dibelakang imam untuk menjaga bacaan Al-Qur’an. Saya bersyukur,“ kata Bayu.

Ia juga mengatakan bahwa shalat tarawih yang dilakukan untuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur khususnya Sampit dengan membacakan 1 juz satu malam adalah salahsatu langka yang dilakukan jemaah di Sampit.

“Selama berjalan sekitar 20 tahun dengan membawakan bacaan Al-Qur’an, tidak sedikit warga sekitar yang mengikuti dalam berjemaah. Untuk berdiri dalam 1 rakaat yaitu sekitar 5 menit, jadi untuk 2 rakat itu sendiri ayat Al-Qur’an yang terbaca sekitar 1 lembar,“ jelas Bayu.

Tidak hanya itu, Bayu juga menjelaskan bahwa kegiatan setelah selesai shalat sunah tarawih dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an secara bergantian, baik itu dari orang tua, anak-anak dan orang dewasa.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan di Masjid Sayyidul Ihsan Sampit tersebut melakukan kegiatan buka bersama setiap hari Jumat dengan membacakan Yasin, Tahlil dan Dzikir.

(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *