Mengenal GPS PBX Finder, Alat Pelacak yang Ditemukan di Mobil Tiyo Ardianto


JAKARTA, Supersemar News – Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2025, Tiyo Ardianto, menjadi sorotan setelah mengunggah video yang menunjukkan penemuan sebuah perangkat yang diduga alat pelacak atau tracker di bagian bawah mobil yang digunakannya.

‎​Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Tiyo tampak memeriksa bagian kolong mobil. Saat melakukan pengecekan, ia menemukan sebuah benda yang menempel pada rangka bawah kendaraan.

‎​Perangkat tersebut kemudian diperlihatkan ke kamera. Tiyo menyebut benda yang ditemukannya merupakan alat pelacak bernama PBX Finder.
‎​Unggahan tersebut langsung menarik perhatian publik dan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai fungsi alat tersebut, bagaimana cara kerjanya, hingga apakah perangkat serupa dapat dipasang pada kendaraan tanpa sepengetahuan pemilik.

‎​GPS mobil sebenarnya kerap menjadi perangkat wajib bagi sebagian besar jasa rental mobil.

‎​Alat pelacak ini digunakan untuk memantau lokasi kendaraan secara real-time, mencegah pencurian, hingga memastikan penyewa mematuhi batas wilayah yang disepakati.

‎​Jenis GPS pada mobil berbeda-beda, misalnya Airtag atau PBX Finder yang bisa terdeteksi oleh sinyal bluetooth iPhone.
‎​Ini merupakan alat pelacak dengan model wireless.

‎​Sulit Terdeteksi

‎​Ketua umum rental mobil Indonesia (KOREMBI), Mohamad Balhaki mengatakan, meski terdeteksi oleh bluetooth ponsel iPhone, namun GPS ini ukurannya kecil, sehingga akan sulit dicari di mana letaknya.

‎​”Meskipun terdeteksi oleh bluetooth iPhone tapi harus dicari lumayan sulit karena barangnya kecil,” katanya saat dihubungi oleh Kompas.com, Minggu (14/6/2026).

‎​Lebih lanjut, bentuk GPS PBX Finder dirancang mungil agar tidak mudah ditemukan saat oleh orang lain (selain yang memasang alat tersebut). Tidak hanya merek Apple, GPS jenis ini ada juga ada tipe Android.

‎​GPS PBX Finder

‎​GPS PBX Finder disebut oleh Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto.

‎​Dirinya mengaku menemukan alat pelacak atau GPS tracker yang terpasang secara diam-diam di bagian bawah mobil pribadinya.

‎​Kejadian ini diceritakan olehnya lewat video yang dibagikan pada Instagram @tiyoardiyanto_.

‎Namun tidak diketahui siapa yang memasang alat tersebut di mobilnya, Tiyo merasa mendapat pengintaian.
‎​Tiyo juga menjelaskan kronologi temuan GPS tersebut karena muncul notifikasi di ponselnya.

‎​Lebih lanjut, pada ponsel iPhone dengan bluetooth yang menyala, notifikasi Air PBX Finder akan muncul bila memindai sinyal mencurigakan di sekitarnya.
‎​Misalnya ada alat pelacak fisik yang diletakkan di dekat ponsel tersebut.

‎​Jenis GPS Mobil

‎​Balhaki berpendapat, secara visual benda yang ada di video unggahan Tiyo terlihat seperti GPS model portable.

‎​”Dari video yang saya lihat, Yang ditempel di mobil tersebut adalah GPS Portable. Di mana pada perangkat tersebut ada kartu GSM, di mana mobil tersebut arah ke mana saja maka akan diketahui posisinya. Dan deviasi jarak di radius kurang lebih 5 – 20 m, tergantung dari jenis perangkat GPS tersebut,” katanya.

‎​Balhaki menjelaskan, untuk GPS mobil tipe portable tidak bisa terdeteksi oleh bluetooth iPhone.

‎​Alat tersebut dilengkapi baterainya yang di-charge yang bertahan kurang lebih 10 – 30 hari.

‎​Lantaran di ponsel Tiyo muncul notifikasi sinyal Airtag, Balhaki menyarankan agar GPS berbentuk kontak tersebut segera dimatikan.

‎​Lalu periksa apakah masih ada notifikasi Airtag atau tidak.
‎​Bila masih ada, harus dicari dengan teliti di mana letak Airtag tersebut disembunyikan.

Sumber : kompas.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *