
SupersemarNews, Jakarta, — Panglima Korps Marinir (Pangkormar) TNI Angkatan Laut Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi menghadiri paparan kesiapan Latihan Operasi Strategis Marinir Tahun 2026. Latihan tersebut mencakup Operasi Pengamanan Objek Vital Nasional Strategis, Latihan Anti Teror Deniaka, serta penyiapan Latihan Pra Tugas (Latpratugas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Mobile.
Paparan dilaksanakan secara tatap muka dan melalui video conference (vicon) di Ruang Rapat Holding Room Yonif 6 Brigif 1, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Asisten Operasi (Asops) Pangkormar Brigadir Jenderal TNI (Mar) Sugianto.
Selanjutnya, paparan disampaikan oleh Direktur Operasi dan Latihan (Diropslat) Kolatmar Kolonel Marinir Agung Setiawan.
Dalam paparannya, Agung menjelaskan rencana latihan secara rinci, mulai dari tujuan dan sasaran, skenario operasi, kesiapan personel dan materiil, hingga dukungan logistik dan administrasi agar latihan berjalan optimal, aman, dan sesuai doktrin Korps Marinir.
Paparan ini juga diikuti secara daring oleh peserta dari unsur Skomleklal, Dibekal, Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut Bidang Operasi dan Latihan, Koarmada RI, serta Kodaeral III.
Keterlibatan lintas satuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan keterpaduan dalam mendukung latihan operasi strategis Korps Marinir.
Dalam arahannya, Endi Supardi menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman.
Ia menyoroti tugas pengamanan objek vital nasional strategis, penanggulangan terorisme, serta pengamanan wilayah perbatasan sebagai tantangan yang menuntut kesiapsiagaan tinggi.“Latihan harus dilaksanakan secara terencana, realistis, dan berorientasi pada tugas operasi yang sesungguhnya, sehingga prajurit benar-benar siap digerakkan kapan pun negara membutuhkan,” ujar Endi.
Paparan kesiapan latihan ini menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan dan pengendalian latihan, guna memastikan seluruh aspek operasional, personel, dan materiil siap sebelum pelaksanaan latihan dan penugasan di lapangan pada 2026
.Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Staf Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, Komandan Pasmar 1 Mayor Jenderal TNI (Mar) Ili Dasili, Inspektur Korps Marinir Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ahmad Fajar, Kepala Dinas Operasi dan Latihan TNI AL Laksamana Pertama TNI Hariyo Poernomo, serta para pejabat utama Mako Kormar, komandan kolak dan satlak terkait, dan perwira staf yang terlibat dalam perencanaan latihan Red/TH.
Sumber: Akun resmi Korps Marinir TNI AL
