
SAMPIT, Supersemar News — Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Pengukuhan Pengurus Ranting dan Komisariat serta Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) Tahun 2026, Minggu/Ahad, 30 Agustus 2026, mulai pukul 07.22 WIB hingga selesai.
Bertempat di Padepokan SH Terate Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur, Jalan Sekar Arum Nomor 51, Sampit.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola organisasi, konsolidasi kelembagaan, kaderisasi, peningkatan prestasi pencak silat, pemberdayaan anggota, serta penguatan nilai-nilai ajaran SH Terate dalam kehidupan bermasyarakat.
Sekitar 250 orang pengurus sekaligus peserta RAKERCAB hadir dalam kegiatan tersebut.
Mereka berasal dari berbagai ranting dan komisariat SH Terate yang berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Adapun Pengurus Ranting Komisatiat yang mengikuti kegiatan ini antara lain Ranting Kota, Baamang, Ketapang, Seranau, MHU Bagendang, MHS Samuda, Teluk Sampit, Agrobukit, Penyang, Telawang, Tangar, Kuala Kuayan, Tualan Hulu, Kotabesi, Cempaga, Parenggean, Cempaga Hulu, Telaga Antang, Antang Kalang, serta sejumlah komisariat, yakni Komisariat Padepokan, Darul Amin, Assaadat, Mustika, dan KMA.

Pengukuhan pengurus Ranting dan komisariat tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi momentum formal untuk memberikan legitimasi sekaligus tanggung jawab kepada para pengurus dalam menjalankan roda organisasi di tingkat kewilayahan dan komisariat.
Dalam perspektif manajemen organisasi, pengukuhan merupakan tahap penting dalam memastikan adanya kejelasan struktur, pembagian tugas, kewenangan, koordinasi, serta akuntabilitas kepengurusan. Struktur organisasi yang jelas akan menjadi instrumen untuk menerjemahkan visi dan misi organisasi ke dalam program kerja yang terukur dan berkelanjutan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Mas Muhammad Isa A, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan Mukadimah oleh Mas Toyib Rahmatullah.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan Ketua Panitia Mas Sunarja dan sambutan Ketua SH Terate Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur, Kang Mas Susanto, SH.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Mas Susanto, SH sekaligus melakukan pemukulan gong sebagai simbol resmi dimulainya Pengukuhan Pengurus Ranting dan Komisariat serta RAKERCAB SH Terate Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengurus Ranting dan Komisariat, pembacaan ikrar/janji pengurus, serta foto bersama.
Ketua SH Terate Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur, Kang Mas Susanto, SH, menegaskan bahwa pengukuhan Pengurus Ranting – Komisariat dan RAKERCAB 2026 memiliki latar belakang yang erat kaitannya dengan kebutuhan organisasi untuk terus melakukan konsolidasi dan meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan.
Menurutnya, perkembangan organisasi membutuhkan sistem kerja yang semakin terarah, terkoordinasi dan mampu menjawab kebutuhan anggota maupun masyarakat.
“Pengukuhan pengurus ranting dan komisariat merupakan bentuk penegasan tanggung jawab organisasi. Setelah dikukuhkan, para pengurus bukan hanya memiliki kedudukan secara struktural, tetapi juga memiliki amanah untuk menjalankan tugas, menjaga marwah organisasi, membina anggota, serta melaksanakan program kerja secara bertanggung jawab,” ujar kang Mas Susanto, SH.

Ia menjelaskan bahwa RAKERCAB 2026 diselenggarakan sebagai forum untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
“RAKERCAB menjadi ruang bersama untuk menyatukan persepsi, menyusun perencanaan, menentukan prioritas program, serta membangun koordinasi antara cabang, ranting dan komisariat. Dengan perencanaan yang baik, program organisasi diharapkan tidak berjalan secara parsial, tetapi menjadi satu kesatuan yang saling mendukung,” jelasnya.
Menurut kang mas Susanto, SH, keberadaan ranting dan komisariat merupakan salah satu kekuatan utama organisasi karena berada langsung di tengah anggota dan lingkungan masyarakat.
Oleh karena itu, pengurus di tingkat Ranting maupun komisariat diharapkan mampu menjadi penggerak pembinaan, kaderisasi, penguatan persaudaraan, pengembangan prestasi, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Lebih lanjut, kang mas Susanto SH menyampaikan bahwa organisasi modern membutuhkan pengelolaan yang mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, komunikasi, koordinasi, efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas.
“Harapan kami, seluruh pengurus dapat memahami bahwa jabatan dalam organisasi adalah amanah. Karena itu, setiap program harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara organisasi maupun moral. Pengurus harus mampu bekerja bersama, bukan bekerja sendiri-sendiri,” ungkapnya.
Ia juga berharap RAKERCAB 2026 dapat menghasilkan program kerja yang realistis, terukur dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Yang paling penting bukan banyaknya program, tetapi seberapa besar program tersebut memberikan manfaat dan dapat dilaksanakan secara konsisten. Kita ingin setiap program mempunyai tujuan, sasaran, indikator keberhasilan dan evaluasi yang jelas,” tambahnya.
Setelah seluruh rangkaian ceremoni Pengukuhan Pengurus Ranting dan Komisariat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) SH Terate Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026.
Forum RAKERCAB diarahkan untuk membahas berbagai aspek strategis organisasi melalui pendalaman materi bidang-bidang yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan organisasi.
Berdasarkan agenda yang telah disiapkan, pembahasan meliputi beberapa bidang utama.
- Bidang Bendahara Cabang
Materi pertama berkaitan dengan Bidang Bendahara Cabang, di sampaikan oleh kang mas waryanto, yang diarahkan pada penguatan tata kelola administrasi dan keuangan organisasi.
Pengelolaan keuangan menjadi bagian fundamental dalam organisasi karena berkaitan dengan perencanaan anggaran, penerimaan, pengeluaran, pencatatan, pelaporan serta pertanggungjawaban keuangan.
Melalui pembahasan tersebut diharapkan tercipta sistem pengelolaan keuangan yang tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. - Bidang Organisasi.
Materi berikutnya adalah Bidang Organisasi yang disampaikan oleh Wakil Ketua I mas Sunarja,
Pembahasan bidang organisasi memiliki posisi strategis karena berkaitan dengan struktur kelembagaan, koordinasi antara cabang, ranting dan komisariat, pembagian tugas, mekanisme kerja, serta penguatan konsolidasi organisasi.
Dalam perspektif manajemen, organisasi yang sehat membutuhkan struktur yang jelas sekaligus komunikasi horizontal dan vertikal yang efektif. Karena itu, forum RAKERCAB menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman seluruh pengurus mengenai tugas dan fungsi masing-masing. - Bidang Sekretaris
Materi selanjutnya adalah Bidang Sekretaris oleh team sekertariat
Pembahasan bidang kesekretariatan diarahkan pada penguatan administrasi organisasi, surat-menyurat, dokumentasi, arsip, penyusunan laporan dan berbagai perangkat administrasi lainnya.
Administrasi yang tertib merupakan salah satu indikator penting profesionalisme organisasi. Dokumentasi yang baik juga akan menjadi sumber data dalam proses evaluasi, pengambilan keputusan dan penyusunan program kerja berikutnya. - Bidang Pencak Silat dan Prestasi
Materi berikutnya adalah Bidang Pencak Silat dan Prestasi oleh Wakil Ketua II, yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Mas Toyib Rahmatullah.
Bidang ini menjadi penting karena pencak silat merupakan salah satu ruang utama pengembangan potensi generasi muda di lingkungan SH Terate.
Pembahasan diarahkan pada pengembangan pembinaan pencak silat, peningkatan kualitas latihan, pembinaan atlet, sistem kaderisasi, serta strategi peningkatan prestasi dalam berbagai ajang kompetisi.
Pengembangan prestasi tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga sistem pembinaan yang berkelanjutan, disiplin, sportivitas, mentalitas, manajemen latihan dan dukungan organisasi.
Dengan demikian, pencapaian prestasi diharapkan berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan kepribadian anggota. - Bidang Sosial, Pemberdayaan Anggota dan Pengabdian Masyarakat
Bidang berikutnya adalah Sosial, Pemberdayaan Anggota dan Pengabdian Masyarakat, yang disampaikan oleh Wakil Ketua III, Mas Agus Wiyanto, SE.
Bidang sosial mempunyai relevansi yang kuat dengan keberadaan organisasi di tengah masyarakat.
Program pemberdayaan anggota diharapkan tidak berhenti pada aktivitas internal, tetapi mampu meningkatkan kapasitas, kemandirian dan kontribusi anggota dalam kehidupan sosial.
Sementara itu, pengabdian masyarakat dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan sosial, kemanusiaan, lingkungan, pendidikan, kepemudaan maupun kegiatan lain yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Pendekatan tersebut menempatkan organisasi tidak hanya sebagai wadah pembinaan internal, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial masyarakat. - Bidang Ke-SH-an.
Materi terakhir dalam pendalaman bidang adalah Bidang Ke-SH-an oleh Ketua Dewan Cabang, Kang Mas Harsono, S.Pd.
Bidang Ke-SH-an menjadi unsur fundamental dalam menjaga identitas, nilai, karakter dan arah pembinaan anggota.
Dalam konteks ini, penguatan organisasi tidak dapat dilepaskan dari pembentukan manusia yang memiliki integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, persaudaraan, pengendalian diri dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dengan demikian, aspek manajemen organisasi dan aspek pembinaan karakter diharapkan dapat berjalan secara simultan.
RAKERCAB sebagai Forum Perencanaan Strategis
Secara akademik, RAKERCAB SH Terate 3026 dapat dipandang sebagai mekanisme perencanaan strategis organisasi. Forum tersebut mempertemukan berbagai unsur organisasi untuk melakukan evaluasi, identifikasi kebutuhan, penetapan prioritas, pembagian tanggung jawab dan penyusunan program kerja.
Perencanaan yang baik harus mampu menjawab setidaknya tiga pertanyaan mendasar di mana posisi organisasi saat ini, ke mana organisasi akan diarahkan, dan strategi apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Karena itu, hasil RAKERCAB diharapkan tidak hanya menghasilkan daftar kegiatan, tetapi juga menjadi dokumen arah kebijakan yang dapat digunakan sebagai pedoman kerja cabang, ranting dan komisariat.
Pendekatan tersebut penting agar seluruh jajaran memiliki orientasi yang sama dan dapat mengukur perkembangan organisasi berdasarkan target yang telah disepakati.

Perkembangan masyarakat yang semakin dinamis menuntut organisasi kemasyarakatan untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai fundamental yang menjadi identitasnya.
SH Terate Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur melalui RAKERCAB 2026 diharapkan mampu membangun keseimbangan antara pelestarian nilai, penguatan kaderisasi, profesionalisme organisasi, pengembangan prestasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Sekitar 250 pengurus yang hadir menjadi modal sosial yang cukup besar untuk menggerakkan berbagai program di tingkat cabang, ranting dan komisariat.
Kekuatan tersebut akan semakin efektif apabila dibangun melalui koordinasi, komunikasi dan pembagian tugas yang jelas.
Kang mas
Susanto, SH ,
menambahkan bahwa dirinya berharap seluruh pengurus yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Harapan kami, setelah pengukuhan ini seluruh pengurus semakin solid, semakin aktif dan mampu menjalankan program kerja sesuai hasil RAKERCAB. Kita ingin SH Terate Cabang Kotawaringin Timur terus berkembang secara sehat, tertib dan memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan sebagai fondasi utama dalam menjalankan organisasi.
“Perbedaan pendapat dalam organisasi adalah hal yang wajar. Yang harus kita kedepankan adalah musyawarah, komunikasi dan kepentingan organisasi. Dengan persaudaraan yang kuat, insyaallah setiap persoalan dapat kita selesaikan bersama,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan kemudian diarahkan pada proses implementasi hasil RAKERCAB. Dengan demikian, keberhasilan RAKERCAB tidak semata-mata diukur dari terselenggaranya forum, tetapi dari sejauh mana keputusan dan program yang dihasilkan mampu diwujudkan di lapangan.
Pengurus cabang, ranting dan komisariat memiliki peran penting dalam memastikan program dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan target yang telah ditetapkan.
Evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk mengetahui tingkat capaian program, mengidentifikasi hambatan serta melakukan perbaikan terhadap strategi organisasi.

Setelah seluruh agenda RAKERCAB selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan Rapat Kerja Cabang Tahun 2026 oleh Ketua Cabang, Kang Mas Susanto, SH.
Rangkaian acara kemudian diisi dengan menyanyikan Hymne SH Terate, dilanjutkan dengan penutup.
Pelaksanaan Pengukuhan Pengurus Ranting dan Komisariat serta RAKERCAB SH Terate Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 , pada akhirnya tidak sekadar menjadi agenda organisasi tahunan, tetapi menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kontribusi sosial, mengembangkan prestasi pencak silat, serta memastikan keberlanjutan kaderisasi.
Dengan semangat persaudaraan, tata kelola organisasi yang semakin profesional dan program kerja yang terencana, SH Terate Cabang Kabupaten Kotim akan jaya..
