
Pemberian tali asih ini dilakukan bertujuan untuk menunjukkan kepedulian polisi kepada masyarakat yang tidak mampu.
SAMPIT, Supersemar News – Nuansa kehangatan mewarnai Markas Komando Polres Kotawaringin Timur (Kotim) saat Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha bersama Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menyalurkan bantuan sosial berupa tali asih kepada warga yang membutuhkan, Senin (27/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai saudara yang peduli terhadap kondisi sesama.
Bantuan diserahkan langsung kepada perwakilan warga penerima, yakni Adna Wijaya penyandang tuna rungu, Supartin seorang janda, Aminah warga lanjut usia, serta Yogi Gusnandar Ariyahya anak yatim.
Wakapolda Kalteng menegaskan bahwa pemberian tali asih ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen Polri untuk meringankan beban masyarakat.
Baca juga berita lainnya
- Ketua Komisi III DPR: Hari Bhayangkara Ke-80 Momentum Perkuat Profesionalisme Polri
- Kajari Jakarta Barat Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
- Kejari Jakarta Barat Hentikan Penuntutan Kasus Kekerasan Anak terhadap Ibu Kandung Lewat Restorative Justice
- Polsek Tambora Berbagi Nasi, Wujud Kepedulian dan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
- Dokumen Rahasia Israel: Kilang Minyak Haifa Rusak Parah Akibat Rudal Iran, Tak Bisa Diperbaiki
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya dilihat dari nilainya, tetapi sebagai bentuk ketulusan kami untuk terus hadir bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Semoga dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,“ ujar Brigjen Yosi.
Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi positif dari warga. Kehadiran pimpinan Polri yang turun langsung menyapa masyarakat dinilai mampu mempererat hubungan emosional dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Kalteng dan Kabupaten Kotawaringin Timur.
Penyaluran tali asih ini sekaligus mempertegas peran Polri yang humanis dan responsif terhadap kondisi sosial masyarakat.
(Fauji)
