SupersemarNews, Jakarta – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi DKI Jakarta meresmikan Aplikasi Pengukuran Terjadwal sebagai upaya meningkatkan kepastian waktu pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

Aplikasi ini akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh kantor pertanahan se-Provinsi DKI Jakarta.Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Kementerian ATR/BPN, Virgo Eresta Jaya, mengatakan bahwa selama ini layanan pengukuran tanah kerap dinilai belum optimal oleh masyarakat.

“Hari ini kami memperkenalkan dan meluncurkan Aplikasi Pengukuran Terjadwal. Selama ini, layanan pengukuran dirasakan sebagai salah satu layanan yang kurang maksimal. Dengan aplikasi ini, masyarakat diberikan kemudahan melalui sistem antrean terjadwal dan dapat menentukan jadwal pengukuran secara mandiri,” ujar Virgo.

Sebelumnya, aplikasi tersebut telah diluncurkan dan diuji coba di dua kantor pertanahan, yakni Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur dan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Peresmian implementasi Aplikasi Pengukuran Terjadwal untuk Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat dilaksanakan pada Senin (12/1/2026) di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat

Kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi layanan pertanahan yang didorong Kanwil BPN DKI Jakarta agar lebih transparan, terukur, dan berorientasi pada kepastian pelayanan.

Sebagai wilayah dengan tingkat permohonan layanan pertanahan yang sangat tinggi, Provinsi DKI Jakarta menghadapi tantangan besar, khususnya pada layanan pengukuran tanah.

Tingginya volume permohonan tersebut menuntut sistem pengelolaan yang lebih efektif dan efisien.Aplikasi Pengukuran Terjadwal dikembangkan untuk mengatur jadwal pengukuran secara sistematis, memastikan penugasan petugas ukur lebih terencana, serta meminimalkan ketidakpastian waktu pelaksanaan pengukuran di lapangan.

Kepala Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh, menegaskan bahwa kehadiran aplikasi ini tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar target kinerja, melainkan untuk memberikan kepastian dan keadilan layanan kepada masyarakat.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat memperoleh kejelasan jadwal pengukuran sehingga pelayanan pertanahan dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel,” kata Erry.

Peresmian tersebut turut dihadiri Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang Farid Hidayat, para pejabat administrator di lingkungan Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta, serta seluruh kepala kantor pertanahan se-Provinsi DKI Jakarta.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung inovasi layanan pertanahan demi peningkatan kualitas dan kepastian pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *