
SupersematNews, Jakarta – Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa hampir 200 gawai yang disita dari pelaku begal dan penadah. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan kejahatan yang lebih besar di balik maraknya aksi kriminal jalanan.
Analisis digital dilakukan bersama Laboratorium Digital Forensik Polri, Puslabfor Polri, dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya. Polisi mendalami dugaan adanya skema lain yang berkaitan dengan sejumlah aksi kejahatan yang terjadi belakangan ini.
“Kami sedang melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya upaya atau dugaan skema-skema lain selain dari adanya kejadian kejahatan di beberapa waktu belakangan ini,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Dr. Iman Imanuddin, SH, SIK, MH, Sabtu (23/5).
Pemeriksaan terhadap ratusan gawai itu dilakukan untuk mengungkap pola komunikasi hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan kejahatan tersebut. Polisi juga menelusuri aktivitas digital para pelaku guna memperkuat proses penyidikan.
Sumber : divisihumaspolri
