Hasil voting panitia menetapkan sistem door to door pada 26 September 2026. Kelurahan kemudian mengusulkan pemilihan terpusat pada 27 September.

SupersemarNews.— Proses pemilihan Ketua RW 05, Kelurahan Pondok Bahar, Kota Tangerang, diwarnai polemik setelah pihak kelurahan mengusulkan perubahan mekanisme dan jadwal yang sebelumnya ditetapkan panitia melalui voting.

Dari informasi yang dihimpun dari narasumber, rapat panitia pada Selasa (22/9/2026) menetapkan pemilihan dilakukan secara door to door pada Sabtu (26/9/2026).

Keputusan itu dipilih oleh tujuh perwakilan RT, sedangkan empat anggota lainnya mengusulkan pemilihan terpusat pada Minggu (27/9/2026).

Rapat tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan sehari sebelumnya yang sempat dihentikan akibat kericuhan.

Sebelum rapat dilanjutkan, perwakilan kelurahan meminta anggota panitia menunjukkan surat mandat dari ketua RT masing-masing.

Dalam rapat, panitia juga menetapkan sejumlah persyaratan pemilih, termasuk ketentuan satu KK memiliki satu hak suara dan pemilih harus berdomisili di wilayah RW 05.

Keputusan hasil voting kemudian dituangkan dalam notulen dan disampaikan kepada para ketua RT.

Namun, pada Kamis (24/9/2026), Ketua Panitia dipanggil pihak Kelurahan Pondok Bahar. Dalam pertemuan tersebut, kelurahan meminta pemilihan dilakukan secara terpusat dan dijadwalkan pada Minggu (27/9/2026).

Pada malam harinya, seluruh anggota panitia kembali dipanggil. Lurah disebut meminta persetujuan untuk mengambil alih pelaksanaan pemilihan.

Tujuh perwakilan RT disebut menolak usulan tersebut dan meninggalkan pertemuan.Hingga Jumat (25/9/2026), belum terdapat keputusan resmi mengenai pengambilalihan kepanitiaan oleh pihak kelurahan.

Perubahan mekanisme tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan sebagian warga karena usulan kelurahan sama dengan pilihan empat anggota panitia yang sebelumnya tidak memperoleh suara mayoritas.

Dugaan adanya kepentingan tertentu juga disebut muncul, tetapi belum mendapatkan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

Seketaris Kelurahaan ( Sekel) Saat dikonfimasi lewat pesan singkat WhatsApp menjelaskan,

“Saya sedang mengantar anak ke stasiun Seen mau ke Surabaya ada perlombaan antar kampus” Jelasnya.

” Bapak bisa hubungi di Kelurahaan dengan bu Maryanah Kasi tapem nya atau pak Dian staff Tata pemerintahnya” sambungnya.

Di kesempatan yang sama, Lurah saat di konfirnasi lewat pesan singkat WhatsApp, tidak ada tanggapan.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Kelurahan Pondok Bahar, empat anggota panitia yang mengusulkan pemilihan terpusat, maupun para bakal calon Ketua RW.

Redaksi SupersemarNews tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *