JAKARTA, Supersemar News – TNI meluluskan 15 peserta calon penerbang TNI Angkatan Udara untuk mengikuti pendidikan pertama (dikma). Keputusan itu ditetapkan lewat Sidang Pantukhir Tahap II Penerimaan Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI Tahun Anggaran 2026.

Sidang dipimpin Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul di Aula Spers TNI Gedung B2 Lantai 4, Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (30/9).

Aspers Panglima TNI menyampaikan bahwa sidang tersebut merupakan tahapan penting untuk menetapkan calon Perwira PSDP Penerbang TNI berdasarkan hasil seluruh rangkaian seleksi, termasuk attitude test yang telah dilaksanakan di Pangkalan TNI AU (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta.

“Seleksi ini memiliki kekhususan. Calon yang ditetapkan tidak hanya harus memenuhi persyaratan sebagai prajurit TNI, tetapi juga memiliki kompetensi, kemampuan, dan potensi sebagai calon penerbang TNI Angkatan Udara,” kata Marsda Djohn, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Kamis (1/10).

Sebanyak 21 peserta mengikuti Sidang Pantukhir Tahap II. Setelah melalui rangkaian seleksi, 15 peserta dinyatakan lulus untuk melanjutkan ke pendidikan pertama.

Para peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti Pendidikan Pertama di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, mulai 1 Oktober 2026.

Kelulusan tersebut menjadi langkah awal bagi para calon penerbang TNI untuk menjalani pendidikan dan mempersiapkan diri mengemban tugas sebagai bagian dari kekuatan TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Sumber : Indonesiadefence.com

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *