
Foto Vidi bersama keluarga di Kairo Mesir.
SupersemarNews – Mantan Sekretariat DPRD Kaltim Widi Ziarah ke makam imam syafi’i dan makam sayyidina Husein Bin Ali di Kairo Mesir, pada Jum’at 21 Maret 2025.
Ia juga berkunjung ke benteng Salahudin yang terdapat masjid Ali Pasha kembaran dari Hagia Sofia Turki.
Kairo adalah ibu kota Mesir dan kota terbesar di dunia Arab. Wilayah metropolitan Kairo Raya, dengan populasi sekitar 21,3 juta jiwa, aglomerasi perkotaan terbesar di Afrika, terbesar di dunia Arab dan Timur Tengah, dan terbesar keenam di dunia berdasarkan populasi.
Kairo dikaitkan dengan Mesir kuno, karena kompleks piramida Giza dan kota-kota kuno Memphis dan Heliopolis terletak di wilayah geografisnya.
Terletak di dekat Delta Nil, kota ini pertama kali dikembangkan sebagai Fustat, sebuah pemukiman yang didirikan setelah penaklukan Muslim atas Mesir pada tahun 640 di sebelah benteng Romawi kuno yang ada, Babel.
Di bawah dinasti Fatimiyah sebuah kota baru, “al-Qāhirah”, didirikan di dekatnya pada tahun 969. Kemudian menggantikan Fustat sebagai pusat kota utama selama periode Ayyubiyah dan Mamluk (abad ke-12-16).
Kairo telah lama menjadi pusat kehidupan politik dan budaya di kawasan itu, dan diberi judul “kota seribu menara” karena arsitektur Islamnya yang dominan.
Pusat bersejarah Kairo dianugerahi status Situs Warisan Dunia pada tahun 1979 dan Kairo dianggap sebagai Kota Dunia dengan klasifikasi “Beta +”.
“Masih banyak kegiatan kami di Mesir yaitu kunjungan ke museum Firaun, alexandria dan ibukota baru Cairo, dan masih banyak lagi,” Tutup Vidi.
(Abdulloh Hakim)