
Potret Desa Ciburuy di Garut. (Youtube/Pojok Terang)
SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Kampung Ciburuy, terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, memiliki keunikan yang membedakannya dari daerah lain. Warga di kampung ini dikenal karena kulit putih pucat dan rambut putih alami, sehingga dijuluki “Kampung Bule.”
Fenomena Albino di Kampung Ciburuy
Fenomena albino di Kampung Ciburuy telah ada sejak zaman nenek moyang. Beberapa warga percaya nenek moyang mereka memiliki hubungan dengan orang Belanda yang pernah tinggal di sana. Bahkan, cerita lain menyebut keberadaan albino di kampung ini sudah ada sejak masa Kerajaan Pajajaran.
Tokoh masyarakat Ujang Nana Suryana mengatakan albino bukanlah hal baru di kampung ini. “Dua anak saya albino, sementara saya dan istri berkulit sawo matang. Ini warisan nenek moyang kami,” katanya. Namun, ia tidak mengetahui pasti dari generasi keberapa gen tersebut berasal.
Jumlah Penduduk Kampung Ciburuy
Kampung Ciburuy memiliki sekitar 1.600 penduduk, dengan sembilan di antaranya albino.
Prevalensi Albino
Prevalensi albino di kampung ini mencapai 1 banding 178, jauh lebih tinggi dibanding rata-rata global yang 1 banding 17.000 menurut data WHO.
Rentang Usia Penduduk
Anak termuda di kampung ini adalah Jajang, yang berusia 2,5 tahun, sedangkan yang tertua adalah Emak Entar, yang berusia 60 tahun.
Konsentrasi Albino Tertinggi
Angka prevalensi albino menjadikan Ciburuy salah satu lokasi dengan konsentrasi albino tertinggi di dunia.
Tradisi dan Kepercayaan Warga
Kampung ini juga memegang teguh tradisi. Salah satu adat yang masih dijaga adalah larangan menerima kunjungan pada hari Jumat dan Sabtu. Tradisi ini diwariskan turun-temurun dan tetap dihormati hingga kini.
Siti, istri Nana, mengisahkan pengalaman unik sebelum melahirkan anak albino. Ia melihat bulan bersinar sangat terang, yang dianggap sebagai pertanda kelahiran anak albino.
Daya Tarik Budaya Kampung Ciburuy
.Keunikan penduduk albino menjadi daya tarik yang menarik perhatian masyarakat luar. Meski demikian, kampung ini tetap menjaga nilai-nilai adat yang menjadi bagian dari identitas mereka. Fenomena ini menjadikan Kampung Ciburuy sebagai destinasi budaya yang layak dikunjungi, tentunya dengan menghormati tradisi setempat.
Tautan Eksternal Terkait
(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)
