Dengan semangat kebersamaan, para penyintas stroke dari PPSI Jaksel tunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk tetap tersenyum, berbagi, dan bangkit bersama.

SUPERSEMAR NEWS – JAKARTA – Persatuan Penyintas Stroke Indonesia (PPSI) Jakarta Selatan menggelar acara Halal Bihalal pada Minggu (13/4/2025) di Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Acara ini mempererat silaturahmi dan memulihkan semangat para penyintas stroke dari berbagai daerah.

Dalam momen Halal Bihalal PPSI Jaksel, para penyintas stroke, relawan, dan pendukung saling menguatkan lewat senyuman dan solidaritas yang menginspirasi.

Kebangkitan Melalui Kebersamaan

Ketua DPC PPSI Jakarta Selatan, Maria Sri Rosa Sinta atau Ibu Rosa, menyebut acara ini lahir dari kerinduan penyintas untuk berkumpul dan berbagi cerita.

“Ini momen kebangkitan. Banyak yang merasa terpuruk, ditinggalkan, dan kehilangan kepercayaan diri. Tapi lewat pertemuan ini, kami ingin sampaikan: kita tidak sendiri,” ujar Ibu Rosa kepada Supersemar News.

Kemeriahan Halal Bihalal PPSI Jaksel memancarkan semangat hidup dan kebahagiaan para penyintas stroke yang saling menguatkan dalam satu keluarga besar.

Penyintas Tak Hanya Butuh Obat

Ibu Rosa menekankan, dampak stroke tak hanya fisik seperti kelumpuhan atau gangguan kognitif, tapi juga mental. Ia percaya, semangat dan dukungan komunitas menjadi ‘obat’ paling manjur.

“Latihan fisik penting, tapi hati gembira dan percaya diri jauh lebih berpengaruh. Ikatan sesama penyintas bahkan lebih kuat dari hubungan biasa,” tambahnya.

Dari Penyintas Menjadi Penggerak

Sebagai penyintas stroke sejak 2020, Ibu Rosa—yang telah aktif di kegiatan sosial sejak 2012—mengubah traumanya menjadi kekuatan. Ia membangun komunitas sebagai ruang aman dan penuh harapan.

“Saya sempat lumpuh dan terganggu penglihatan. Tapi berkat dukungan teman-teman, saya bangkit dan temukan lagi semangat hidup,” kisahnya.

UMKM Penyintas Tunjukkan Produktivitas

Acara juga menampilkan produk UMKM dari penyintas, seperti bakso, bebek goreng, dan minuman herbal. Meski dengan keterbatasan, mereka tetap produktif.

“Ada yang melayani hanya dengan satu tangan. Tapi semangat mereka luar biasa. Ini bukti keterbatasan bukan akhir, justru awal untuk bangkit,” ungkap Ibu Rosa.

Dukung Penuh dari Pemerintah

Acara ini mendapat dukungan dari relawan, komunitas lokal, serta pihak Kecamatan dan Walikota Jakarta Selatan. Pemerintah siap memfasilitasi dan mendampingi program-program PPSI.

“Kami sudah dapat ruang dari pihak Walikota. Sekarang tinggal kesiapan kita. Kalau saling dukung, kita bisa memberi manfaat luas,” tutup Ibu Rosa.

Dengan semangat dan harapan baru, PPSI Jakarta Selatan membuktikan bahwa hidup pasca-stroke tetap bisa bermakna. Komunitas ini menjadi ruang untuk bangkit dan berbagi kekuatan bersama.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *