
SAMPIT, Supersemar News – Kisah asmara berujung duka. Seorang pemuda berinisial R, warga Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan meninggal gantung diri pada Selasa pagi, 13 Mei 2025.
Menurut Udin, tetangga dekat korban, R dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang terlihat bermasalah. Namun belakangan, ia disebut kerap murung setelah hubungannya dengan sang kekasih kandas di tengah jalan.
“Karena masalah percintaan, ia melakukan bunuh diri,” kata Udin, Kamis 15 Mei 2025.
Peristiwa pilu tersebut membuat warga sekitar mendadak heboh karena korban ditemukan gantung diri oleh ibunya pada pagi hari sekitar pukul 5.00 WIB saat hendak pergi ke dapur.
“Ditemukan ibunya pagi sekitar jam 5 an saat ke dapur, kondisinya sudah tergantung dan sudah meninggal dunia,” ucapnya.
Pagi itu, rumah korban mendadak riuh. Sang ibu berteriak histeris saat menemukan anaknya tergantung. Mendengar jerit itu, sang ayah segera datang dan memutus tali yang menggantung tubuh anaknya.
“Dia teriak memanggil suaminya, dan saat datang langsung memotong tali yang menggantung menggunakan pisau,” katanya.
Namun, ayah yang berharap sang anak masih bernyawa justru meninggalkan luka, upaya penyelamatan yang dilakukan oleh sang ayah tidak membuahkan hasil. Korban telah meninggal dunia saat masih tergantung.
“Korban dimakamkan pada hari itu juga dan pihak keluarga telah mengikhlaskan meninggalnya korban,” ungkapnya.
(beritasampit.com)
(Lilis Susanti)