SAMPIT, Supersemar News – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati turun langsung meninjau proses penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Km10, Jalan Tjilik Riwut, ruas Sampit–Palangka Raya, Selasa 21 Juli 2026.

‎​Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memantau upaya pemadaman yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim.

‎​Kebakaran yang telah berlangsung selama dua hari itu menjadi perhatian pemerintah daerah karena berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.

‎​Irawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas BPBD yang terus bekerja melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke area lainnya.

‎​Ia juga mengingatkan masyarakat agar turut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kebun maupun lahan kosong harus ikut menjaga wilayah masing-masing dan tidak membiarkan api menyebar.

‎​”Jangan sampai api dibiarkan, apalagi sengaja dibakar. Mari kita sama-sama menjaga wilayah kita masing-masing, terutama yang memiliki kebun atau lahan kosong,” ujarnya.

‎​Irawati juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok yang masih menyala dan dibuang ke semak belukar di pinggir jalan dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran.

‎​”Kalau merokok, puntungnya dimatikan terlebih dahulu. Jangan dibuang begitu saja ke semak belukar atau pinggir Jalan, karena bisa memicu terjadinya kebakaran,” tegasnya.

‎​Menurutnya, dampak karhutla tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, baik anak-anak maupun orang dewasa.

‎​Selain itu, kabut asap juga berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan anak sekolah dan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
‎​”Sinergi pemerintah, petugas dan masyarakat sangat penting agar Kotim tetap aman dan terhindar dari dampak karhutla,” pungkasnya. (nardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *