SupersemarNews, Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyerap aspirasi Dewan Pimpinan Nasional Koalisi Nasional Reformasi Agraria (KNRA) terkait persoalan konflik agraria.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026) siang.

Dasco mengatakan, suara masyarakat di lapangan menjadi salah satu modal penting dalam merumuskan kebijakan agraria yang sesuai dengan kebutuhan nyata.

Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan dibahas, mulai dari penyelesaian konflik agraria yang masih terjadi di berbagai daerah hingga perlindungan hak atas lahan bagi masyarakat dan masyarakat adat.

“Suara dari lapangan adalah modal utama agar kebijakan agraria menjawab kebutuhan nyata,” kata Dasco.

Selain itu, Dasco menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga untuk mencari penyelesaian konflik agraria yang berkeadilan.

Menurut dia, berbagai masukan yang disampaikan KNRA akan menjadi bahan dalam pembahasan, terutama berkaitan dengan proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Konflik Agraria yang tengah berjalan.

Masukan dari masyarakat dan kelompok yang berkepentingan dinilai penting agar regulasi yang disusun tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mampu menjawab persoalan agraria yang terjadi di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *