JAKARTA, Supersemar News – Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika menjelaskan penyebab listrik padam tiba-tiba yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan dikeluhkan warga, Rabu (26/8/2026) dini hari.

Haris mengatakan insiden tersebut terjadi karena ada gangguan pada jaringan kabel bawah tanah milik PLN pada pukul 23.30 WIB karena tergaruk alat berat jenis backhoe yang sedang mengerjakan proyek saluran air.

“Pukul 23.30 WIB terjadi Gangguan Penyulang, indikasi gangguan disebabkan oleh kabel SKTM terkena beco pekerjaan saluran air,” kata Haris saat dimintai tanggapannya oleh Tribunnewscom, Rabu (26/8/2026).

Kemudian, pukul 01.37 WIB terjadi gangguan kembali pada segmen yang berbeda, sehingga jaringan kabel terputus tidak memiliki backup cadangan utk manuver suplai listrik.

Pukul 02.13 WIB PLN mengerahkan peralatan Unit Kabel Bergerak sepanjang 300 meter untuk mempercepat normalisasi aliran listrik ke rumah pelanggan.

“Upaya percepatan yang dilakukan PLN yaitu memasang Unit Kabel Bergerak sepanjang 300 meter dan melakukan penyambungan ke Gardu lain,” ucap Haris.

Kemudian, pukul 05.40 WIB seluruh gangguan yang terjadi sudah tertangani dan aliran listrik kepada masyarakat kembali normal.

Haris tidak menjelaskan secara detail aliran listrik bawah tanah di wilayah mana yang terdampak tersebut. “Tempat pelanggan bisa menyala kembali secara keseluruhan pukul 05:40 WIB,” kata Haris.

Pemadaman listrik secara tiba-tiba kembali terjadi di sebagian wilayah di Jakarta Selatan, Rabu dini hari.

Sejumlah warga yang tinggal di Kebagusan, Pasar Minggu, Mampang, Kemang hingga Bangka turut mengeluhkan padamnya aliran listrik yang terjadi tiba-tiba tersebut dan menyuarakannya melalui media sosial.

“Min atuh kalian enak pd tidur, ini gabisa tidur mati sekelurahan,” tulis akun @abcdekanicky dalam komentar di unggahan terbaru @pln_id.

“Ini mati lampu di Bangka Kemang,” timpal akun @pangeransurga__.

“Min Mampang mati lampu tanpa ada pemberitahuan,” ucap akun @mrbnfuji.

Warganet lainnya juga turut menyampaikan keluhan serupa. Mereka mengak kegerahan dan sulit untuk tidur karena padamnya aliran listrik sudah berlangsung lama.

“Min mati lampu ini se Bangka Bangkanya banget gerah minn mau tidur,” ucap akun @jky.dumps.

“Paraah matiin listrik tengah malem, orang pada mau istirahaat bsok kerja wooyy,” timpal akun @my_lucee.

“Pln yg terhormattt, bisa ga ya kalo mati lampu tuh jgn malam-malam org mo istirahat gerahh dan banyak nyamukk, disiang harii gitu kalo mo matikan listrik,” tulis akun @zsass.21_.

Ada juga warganet yang mengkhawatirkan kondisi hewan peliharaannya yang terdampak dari pemadaman listrik. “Ikan gue ni sianan hadehh,” tulis akun @pacileers.

Sumber : Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *