
Longsor Parung Panjang: Jalan ambles di Parung Panjang akibat hujan deras, mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan mengancam keselamatan warga sekitar.(Instagram @parungpanjang.viral)
SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di kota dan Kabupaten Bogor. Belakangan, Bogor dan wilayah Jawa Barat dilanda banjir dan longsor akibat hujan deras. BMKG memprediksi hujan berlanjut hingga awal 2025, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat untuk siap siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi.
Bencana hidrometeorologi disebabkan oleh cuaca seperti angin, hujan lebat, kelembapan, dan suhu. Bencana ini terjadi di beberapa wilayah, termasuk Jawa Barat, seperti banjir di Kota Sukabumi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Garut. Di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, banjir juga terjadi. Dwikorita menyebut sebagian besar Indonesia memasuki musim hujan, dengan fenomena La Nina yang bisa menambah curah hujan hingga 20 persen sampai awal 2025, sehingga risiko bencana hidrometeorologi meningkat.
Dwikorita juga menyarankan pemerintah agar meningkatkan penggunaan infrastruktur sumber daya air di daerah perkotaan atau daerah rentan banjir.
“Seperti meningkatkan kapasitas sistem drainase, sistem peresapan dan penampungan air, agar dapat mencegah banjir dengan maksimal,” katanya.
Selain itu, penting juga untuk memastikan keandalan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan tempat penyimpanan air lainnya. Ini dilakukan untuk mengelola curah hujan tinggi pada musim hujan dan memanfaatkannya saat musim kemarau.
Sementara itu, Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa saat ini beberapa wilayah di Indonesia, termasuk sebagian Jawa bagian tengah hingga barat, sudah memasuki musim hujan. Di daerah lain di Pulau Jawa diperkirakan akan memasuki musim hujan pada paruh kedua bulan November 2024.
“Bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor telah terjadi di Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat,” kata Guswanto.
Menurut analisis mingguan BMKG, ada potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, atau angin kencang selama seminggu ke depan atau hingga 12 November 2024.
(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)
